Soal Konsep Debat Bebas, TKN: Jokowi Sudah Terbiasa dan Sangat Siap
Jum'at, 01 Februari 2019 - 16:36 WIB
Soal Konsep Debat Bebas, TKN: Jokowi Sudah Terbiasa dan Sangat Siap
A
A
A
JAKARTA - Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto akan melakoni debat capres kedua pada 17 Februari mendatang. Dalam debat kedua nanti, KPU dan dua tim pasangan calon sepakat membuat debat yang berbeda dari debat sebelumnya yakni di segmen keempat Jokowi dan Prabowo akan debat bebas.
"Pak Jokowi tentu sudah terbiasa (debat bebas) dan sangat siap," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate saat dimintai tanggapan soal konsep debat bebas di Jakarta, Jumat (1/2/2019).
(Baca juga: KPU Sudah Tetapkan 8 Panelis Debat Capres Kedua, Ini Nama-namanya)
Johnny menganggap, Jokowi sebagai petahana akan menampilkan argumen berbasis data yang realistis dan empiris. Sebaliknya, Johnny memprediksi Prabowo akan kembali menyampaikan hal-hal yang bersifat umum dan sifatnya populis namun kurang didukung dengan data dan argumentasi yang valid.
Selain itu, Johnny menganggap baik Jokowi maupun Prabowo juga akan menampilkan harapan masa depan (hope) namun bedanya harapan yang ditawarkan Jokowi akan lebih faktual. Sementara Prabowo hanya akan memberikan harapan untuk menggugah perasaan namun undoable (sulit dilaksanakan).
"Hal ini dapat dipahami karena memang Pak Prabowo minim pengalaman atau hampir tidak punya pengalaman eksekutif dan legislatif," kata Sekjen DPP Partai Nasdem itu.
(Baca juga: Pasca Debat, Sumbangan Masyarakat untuk Prabowo-Sandi Meningkat )
"Pak Jokowi tentu sudah terbiasa (debat bebas) dan sangat siap," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate saat dimintai tanggapan soal konsep debat bebas di Jakarta, Jumat (1/2/2019).
(Baca juga: KPU Sudah Tetapkan 8 Panelis Debat Capres Kedua, Ini Nama-namanya)
Johnny menganggap, Jokowi sebagai petahana akan menampilkan argumen berbasis data yang realistis dan empiris. Sebaliknya, Johnny memprediksi Prabowo akan kembali menyampaikan hal-hal yang bersifat umum dan sifatnya populis namun kurang didukung dengan data dan argumentasi yang valid.
Selain itu, Johnny menganggap baik Jokowi maupun Prabowo juga akan menampilkan harapan masa depan (hope) namun bedanya harapan yang ditawarkan Jokowi akan lebih faktual. Sementara Prabowo hanya akan memberikan harapan untuk menggugah perasaan namun undoable (sulit dilaksanakan).
"Hal ini dapat dipahami karena memang Pak Prabowo minim pengalaman atau hampir tidak punya pengalaman eksekutif dan legislatif," kata Sekjen DPP Partai Nasdem itu.
(Baca juga: Pasca Debat, Sumbangan Masyarakat untuk Prabowo-Sandi Meningkat )
(kri)