Komitmen Kipin Majukan SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Sabtu, 11 Mei 2024 - 10:09 WIB
loading...
Indonesia tengah bersiap menuju Indonesia Emas 2045. Sejumlah persiapan dilakukan oleh pemerintah, termasuk pihak terkait yang peduli dengan kemajuan SDM. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Indonesia tengah bersiap menuju Indonesia Emas 2045 . Sejumlah persiapan dilakukan oleh pemerintah, termasuk pihak terkait yang peduli dengan kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) .
Seperti halnya Kipin, Perusahaan EdTech yang asli berasal dari Indonesia, menaruh perhatian penuh untuk membantu Pemerintah Indonesia mengatasi masalah pemerataan kualitas SDM di Indonesia.
Chief Business Officer (CBO) dari Kipin, Steffina Yuli mengatakan, pihaknya memberikan terobosan fasilitas digitalisasi sekolah yang mudah dan murah untuk dipakai oleh 350 ribu sekolah tingkat SD,SMP,SMA/SMK dan juga Madrasah di seluruh Indonesia.
"Saat ini ada ribuan guru di seluruh Indonesia yang sudah memanfaatkan aplikasi dari Kipin untuk pembelajaran sehari-hari di kelas yang mereka ajar," kata Steffina dalam keterangannya, Sabtu (11/5/2024).
Baca juga: Mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Penegakan Hukum
Sebagai perusahaan yang 100% Indonesia, dikatakan Steffina, pihaknya sangat berfokus pada kebutuhan sekolah, guru beserta para siswanya, agar bisa menjalankan digitalisasi sekolah yang sukses.
"Untuk semua jenjang pendidikan yang berlokasi di manapun di seluruh Indonesia, baik di perkotaan, perdesaan hingga di pelosok daerah (3T) yang belum terjangkau internet," ungkapnya.
Seperti halnya Kipin, Perusahaan EdTech yang asli berasal dari Indonesia, menaruh perhatian penuh untuk membantu Pemerintah Indonesia mengatasi masalah pemerataan kualitas SDM di Indonesia.
Chief Business Officer (CBO) dari Kipin, Steffina Yuli mengatakan, pihaknya memberikan terobosan fasilitas digitalisasi sekolah yang mudah dan murah untuk dipakai oleh 350 ribu sekolah tingkat SD,SMP,SMA/SMK dan juga Madrasah di seluruh Indonesia.
"Saat ini ada ribuan guru di seluruh Indonesia yang sudah memanfaatkan aplikasi dari Kipin untuk pembelajaran sehari-hari di kelas yang mereka ajar," kata Steffina dalam keterangannya, Sabtu (11/5/2024).
Baca juga: Mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Penegakan Hukum
Sebagai perusahaan yang 100% Indonesia, dikatakan Steffina, pihaknya sangat berfokus pada kebutuhan sekolah, guru beserta para siswanya, agar bisa menjalankan digitalisasi sekolah yang sukses.
"Untuk semua jenjang pendidikan yang berlokasi di manapun di seluruh Indonesia, baik di perkotaan, perdesaan hingga di pelosok daerah (3T) yang belum terjangkau internet," ungkapnya.
Lihat Juga :