Mendagri Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Proyek Meikarta

Jum'at, 25 Januari 2019 - 11:22 WIB
Mendagri Penuhi Panggilan...
Mendagri Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Proyek Meikarta
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pembangunan proyek Meikarta .

"Saya ke KPK untuk memberikan kesaksian kasus Bupati Bekasi dan saya Mendagri apalagi menyangkut kepada daerah saya siap hadir memberikan kesaksian apa yang saya ketahui, apa yang saya ikuti, itu aja," ujar Tjahjo di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Sebelumnya, Jubir KPK Febri Diansyah menerangkan Tjahjo akan diminta keterangan sebagai saksi Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin (NHY). "Hari ini Tjahjo Kumolo, Mendagri diagendakan sebagai saksi untuk NHY, Bupati Bekasi," ujar Febri saat dikonfirmasi.

Diketahui nama Tjahjo muncul berawal dari persidangan kasus dugaan suap proyek Meikarta dengan terdakwa Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (14/1/2019).

Dimana saat itu, Neneng Hasanah Yasin yang menjadi saksi menyebut Tjahjo pernah meminta tolong kepadanya terkait pembangunan proyek Meikarta. Hal tersebut terungkap saat jaksa KPK menanyakan tentang rapat yang diikuti Neneng di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri. (Baca juga: Disebut di Sidang Meikarta, Waras Wasisto: Saya Tidak Tahu Menahu )

Menurut Neneng, saat itu Dirjen Otda Sumarsono menanyakan mengenai perizinan proyek Meikarta. Pertemuan di Ditjen Otda itu disebut Neneng terjadi setelah Wakil Gubernur Jawa Barat saat itu, Deddy Mizwar meminta Pemkab Bekasi menghentikan seluruh proses perizinan proyek Meikarta sebelum adanya rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat ketika itu Ahmad Heryawan (Aher).

Sumarsono pun menanyakan tentang Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) yang telah dikeluarkan Neneng untuk proyek Meikarta dalam rapat itu. Pada saat rapat itu, menurut Neneng, Sumarsono tiba-tiba menerima panggilan telepon yang berasal dari Tjahjo yang kemudian diserahkan Sumarsono ke Neneng.

Dalam pembicaraan lewat telepon itulah Tjahjo disebut Neneng minta tolong soal Meikarta, meski tak dijelaskan detail soal permintaan tolong tersebut.
(kri)
Berita Terkait
KPK Prihatin Belasan...
KPK Prihatin Belasan Tahun OTT, Kepala Daerah Tak Kapok Korupsi
Terkait OTT di Kalsel,...
Terkait OTT di Kalsel, KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Suap Proyek
Firli Bahuri: OTT Bupati...
Firli Bahuri: OTT Bupati Pemalang terkait Suap
Bupati Pemalang Diduga...
Bupati Pemalang Diduga Terlibat Suap Pengadaan hingga Lelang Jabatan
OTT Ade Yasin Diduga...
OTT Ade Yasin Diduga Terkait Suap Pengurusan Laporan Keuangan
KPK Umumkan 3 OTT, 25...
KPK Umumkan 3 OTT, 25 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved