alexametrics

Bawaslu Bentuk Tim Khusus Identifikasi Sebaran Tabloid Barokah

loading...
Bawaslu Bentuk Tim Khusus Identifikasi Sebaran Tabloid Barokah
Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan. Foto/SINDOnews/Agung Bakti S
A+ A-
BANDUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat membentuk tim khusus untuk mengidentifikasi penyebaran Tabloid Indonesia Barokah di Provinsi Jabar.

Berdasarkan identifikasi awal, Bawaslu Jabar mencatat, sebaran tabloid yang memuat pemberitaan tendensius terhadap calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tersebut sudah menyebar di 13 kabupaten/kota di Jabar.

Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan menyebutkan, daerah yang teridentifikasi sebagai wilayah penyebaran tabloid di antaranya Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Subang, Ciamis, Cirebon, dan Kabupaten Bandung.



"Kami akan dalami, sudah dibentuk tim. Nanti kami juga berkoordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Sejauh inI, laporannya ada di 13 daerah," sebut Abdullah melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (24/1/2019).

"Kami juga dalami dari perspektif produk, ini ada kaitan dengan pemilu (pemilihan umum) atau tidak," sambungnya. (Baca juga: Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah Dinilai Bisa Rusak Demokrasi)

Dia berharap, hasil temuan dan investigasi bisa segera rampung dan disampaikan ke publik. Namun, Abdullah meminta semua pihak bersabar dan menghormati proses yang ditempuh Bawaslu Jabar.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan keberadaan tabloid tersebut setelah memuat pemberitaan yang tendensius terhadap Prabowo-Sandi.

"Kami sudah laporkan kepada pihak yang berwajib karena tabloid-tabloid itu kan isinya tendensius dan juga tidak jelas penerbitnya, berpotensi untuk mengganggu ketertiban umum serta memecah belah," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 23 Januari 2019, kemarin.

Diketahui, Tabloid Indonesia Barokah beredar di daerah Jawa Tengah. Tabloid itu beredar dari masjid-masjid di Jawa Tengah. Pelaporan terhadap Tabloid itu juga sudah dilakukan sejak pekan lalu.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak