Meski Tak Akurat, Satgas Sebut Rapid Test Corona Masih Layak Digunakan
Selasa, 18 Agustus 2020 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Wiku menyebut bahwa setiap metode tes memiliki kekurangan. Termasuk rapid test yang bisa memberikan false negative atau false positive.
"Nah, situasi ini terjadi karena antibodi butuh waktu untuk diproduksi setelah gejala muncul, dan hasil positif dari rapid bisa menunjukkan infeksi lain juga," tuturnya,
Ditanyakan apakah ada kemungkinan menghapus rapid test sebagai syarat melakukan perjalanan, Wiku mengaku sedang melakukan kajian.
"Kami sampaikan bahwa saat ini satgas covid-19 sedang melakukan kajian terhadap opsi-opsi yang terbaik untuk pelaku perjalanan dalam rangka hindari penularan dari satu daerah ke daerah lain. Apabila kajian sudah selesai nanti, akan kami sampaikan kepada masyarakat luas," pungkasnya.
"Nah, situasi ini terjadi karena antibodi butuh waktu untuk diproduksi setelah gejala muncul, dan hasil positif dari rapid bisa menunjukkan infeksi lain juga," tuturnya,
Ditanyakan apakah ada kemungkinan menghapus rapid test sebagai syarat melakukan perjalanan, Wiku mengaku sedang melakukan kajian.
"Kami sampaikan bahwa saat ini satgas covid-19 sedang melakukan kajian terhadap opsi-opsi yang terbaik untuk pelaku perjalanan dalam rangka hindari penularan dari satu daerah ke daerah lain. Apabila kajian sudah selesai nanti, akan kami sampaikan kepada masyarakat luas," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :