Pandemi Corona, BUMN Akan Bantu Pekerja Migran Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:41 WIB
loading...
Pandemi Corona, BUMN...
Kementerian BUMN siap membantu Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam melayani dan memberdayakan para pekerja migran Indonesia (PMI). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap membantu Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam melayani dan memberdayakan para pekerja migran Indonesia (PMI). Perusahaan pelat merah akan memberikan bantuan dana untuk usaha.

(Baca juga: Pulih 4 Orang, 871 WNI di Luar Negeri Sembuh Covid-19)

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kerja sama perusahaan BUMN dan BP2MI ini untuk membuktikan kehadiran negara dan memperjuangkan hak-hak para pejuang devisa. Selama ini label pejuang devisa negara bagi PMI hanya lips service.

(Baca juga: Eksistensi Gerakan KAMI Dipengaruhi Faktor Internal dan Eksternal para Tokohnya)

"Jadi kadang-kadang merek PMI seakan-akan direndahkan. PMI itu banyak yang bekerja pada posisi yang tinggi," ujarnya dalam sambutan di acara penandatanganan nota kesepahaman antara BP2MI dan BUMN, Selasa (18/8/2020).

Posisi para pekerja migran itu penting untuk pembangunan dan perekonomian Indonesia kedepannya. Erick menerangkan pandemi Covid-19 (virus Corona) membuat ada jeda dan waktu untuk introspeksi dan memperbaiki kekurangan dari pekerja migran.

Sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick membuka ruang bagi para pekerja migran untuk mengakses kartu prakerja. Dia menyarankan Kepala BP2MI Benny Rhamdani untuk segera berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

BP2MI diminta mensinergikan data para pekerja. Erick menjelaskan program prakerja ini bisa diakses oleh pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan informal.

"Program prakerja bisa bekerja sama dengan para pekerja migran. Kalau pasarnya belum siap, dan memerlukan waktu 1-2 tahun, negara hadir. Ada program-program untuk usaha mikro. Kita sinergi," tuturnya,

Sementara itu, Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto menyatakan pihaknya akan mendukung penuh BP2MI untuk melayani, melindungi, dan memberdayakan para PMI. "Para pekerja migran merupakan salah satu penyumbang devisa negara," ucapnya.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Negara Indonesia (BNI) Sis Apik Wijayanto mengatakan akan memberdayakan seluruh cabang di luar negeri untuk menampung remiten dari para PMI.

BNI selama ini sudah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk para PMI. Jumlah PMI yang mendapatkan bantuan kredit tersebut mencapai 10.000 orang. Paling banyak di Hongkong, Taiwan, dan Jepang.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Serikat Pekerja Dukung...
Serikat Pekerja Dukung Restrukturisasi BUMN tapi Harus Hindari PHK
Eks Dirut Inhutani V...
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara, Hal Memberatkan karena Merusak Integritas BUMN
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Rekomendasi
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Unilever Akan Lakukan...
Unilever Akan Lakukan PHK 3.200 Pekerja di Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved