Kementan Gelar Bootcamp Petani Muda Pertanian dan Duta Polbangtan/PEPI 2024

Rabu, 01 Mei 2024 - 12:21 WIB
loading...
Kementan Gelar Bootcamp...
Kementan menggelar menyelenggarakan Bootcamp Young Ambassador Agriculture dan Duta Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)/Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) 2024. Foto/Istimewa
A A A
BOGOR - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar menyelenggarakan Bootcamp Young Ambassador Agriculture dan Duta Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)/Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) 2024. Acara digelar untuk memilih 70 nominee Young Ambassador Agriculture untuk maju ke babak grand final dan bersaing menjadi 50 Duta Petani Muda Program YESS dan memilih Duta Polbangtan PEPI 2024.

Kegiatan digelar oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Pendidikan Pertanian dengan program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS). Para Duta nantinya akan menjadi agen promosi sekaligus representasi Politeknik Vokasi lingkup Kementan.

Baca juga: Terkuak! Eselon 1 Kementan Patungan Kumpulkan Duit 4.000 Dolar Disetor ke Anak Buah Syahrul Yasin Limpo

Bootcamp dilangsungkan selama satu pekan dan dimulai dengan pembukaan pada Selasa (30/4/2024), di Bogor yang diikuti 116 peserta dari penjuru Tanah Air.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengatakan salah satu fokus Kementan adalah pemenuhan kebutuhan pangan dan mencapai kembali swasembada pangan yang pernah diraih pada 2017, 2019, dan 2020.

“Salah satu program untuk mencapai hal tersebut melalui optimalisasi pemanfaatan lahan seluruh wilayah Indonesia termasuk di dalamnya lahan rawa dalam peningkatan produksi pangan. Program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, penyuluh, dan petani khususnya petani muda,” ujarnya dalam keterabgan tertulis, Rabu (1/5/2024).

Sementara, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan produksi pangan melalui optimalisasi lahan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di lahan rawa.

“Bootcamp Young Ambassador Agriculture merupakan kegiatan pemilihan dan pelatihan petani atau pengusaha muda sektor pertanian dari seluruh Indonesia, untuk dapat menjadi duta Program YESS. Tujuannya mempromosikan dan mengajak kaum muda di wilayah Program YESS untuk terlibat secara aktif di sektor pertanian,” tutur Dedi.

Ia juga menjelaskan bahwa Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) adalah program kerjasama antara Kementan dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD).

“Partisipasi aktif sasaran program yaitu petani muda terus didorong dalam rangka mencapai target tersebut,” lanjutnya.

Dalam pembukaan bootcamp, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian dan Direktur Program YESS Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa peran Young Ambassador Agriculture sangat penting yang diharapkan akan menjadi contoh nyata bagi pemuda lainnya dalam hal kemandirian bertani atau berwirausaha di sektor pertanian.

Dia menjelaskan bahwa Young Ambassador Agriculture merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dari Pusdiktan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

“Kegiatan pemilihan YAA YESS dilakukan sebagai upaya mengaungkan peran generasi muda, dalam pembangunan pertanian. Sekaligus upaya mempromosikan modernisasi dan peran generasi muda di sektor pertanian,” terang Santi.

Menurutnya, Duta Polbangtan/PEPI menjadi agen promosi dan representasi dari Politeknik Vokasi Kementan serta memaksimalkan bakat mahasiswa.

“Kegiatan ini akan memberikan kesempatan bagi petani muda yang memiliki visi dan komitmen untuk memajukan pertanian, mempresentasikan ide-ide seperti inovasi, keberlanjutan, dampak sosial, dan keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Ia menjelaskan petani muda memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan global, khususnya di tengah tantangan perubahan iklim dan penurunan produktivitas lahan pertanian.

“Melalui Bootcamp, kami berharap untuk memberikan pengkayaan knowledge para petani muda yang berdedikasi dalam dunia pertanian dengan cara yang inovatif dan berkelanjutan,” kata Santi lagi.

“Petani muda mari kita bangun masa depan pertanian yang lebih baik dan lebih berkelanjutan,” imbuhnya.

Selain untuk mengubah persepsi kaum muda atas sektor pertanian menjadi lebih baik, menurut Santi, kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi mereka untuk terjun ke sektor pertanian dan maju di usia muda.

Dalam laporan pelaksanaan Bootcamp Project Manajer program YESS, Inneke melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 116 peserta dari seluruh wilayah Indonesia terdiri dari program YAA hadir sebanyak 90 orang terpilih dari seribu lebih pendaftar dan 26 orang untuk program pemilihan Duta Polbangtan/PEPI 2024. Selain keterwakilan dari seluruh Indonesia, yang spesial kali ini adalah peserta petani muda disabilitas juga hadir dengan penuh semangat.

"Dengan kegiatan ini Young Ambassador Agriculture (YAA) mengikuti pembekalan (Bootcamp) selama 5 hari dengan materi pembekalan meliputi wawasan bisnis, kemampuan berkomunikasi di depan publik, pemahaman media dan kepemimpinan,” paparnya.

Baca juga: Terkuak! Kementan Keluarkan Rp3 Juta untuk Kebutuhan Harian di Rumah Dinas SYL

Pemilihan Young Ambassador Agriculture dan Duta Polbangtan/PEPI 2024 ini diharapkan dapat menularkan dan meresonansi semangat berwirausaha di bidang pertanian bagi generasi muda lainnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Aspal Karet: Solusi...
Aspal Karet: Solusi Senyap di Tengah Gejolak Energi Global
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Mudik, Ban, dan Nasib...
Mudik, Ban, dan Nasib Petani Karet Indonesia
Presiden Prabowo Anugerahkan...
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa kepada Mentan hingga Tokoh Tani
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved