Doktor Lulusan Harvard Sukidi Ajak Masyarakat Bersikap Kritis pada Kekuasaan
Selasa, 30 April 2024 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Mahfud MD pernah berpesan pada saya jika penyalahgunaan kekuasaan dibenarkan akhirnya ini memberikan satu preseden bahwa akhirnya kekuasaan yang menentukan segalanya, kekuatan kekuasan dan uang itu sendiri," terangnya.
Sukidi lantas menyampaikan pesan ekonom Adam Smith yang juga pernah menulis tentang Teori Moral Sentimen. Kebiasaan orang untuk mengagumi dan memuji pada mereka yang berkuasa dan kaya pada satu sisi, dan di sisi lain mengabaikan mereka yang miskin dan dalam kondisi lemah adalah pertanda tentang kerusakan sentimen moral. Maka itu, Sukidi mengajak agar semua lapisan masyarakat bersikap kritis pada kekuasan atas kerusakan sentimen moral yang terjadi selama ini.
"Kebiasaan orang untuk mengagumi dan memuji pada mereka yang berkuasa dan kaya pada satu sisi dan di sisi lain mengabaikan mereka yang miskin dan dalam kondisi lemah adalah pertanda tentang kerusakan sentimen moral, dan itu yang terjadi hari ini, mereka tunduk pada kekuatan uang, mereka tunduk pada kekuasaan sambil melupakan kaum lemah kaum tak berdaya, mereka yang tak dipelihara oleh negara terlantar kaum fakir-miskin, karena itu saya mengajak pada semuanya tuk bersikap kritis pada kekuasaan sambil membersamai kaum papa, kaum lemah," katanya.
Sukidi lantas menyampaikan pesan ekonom Adam Smith yang juga pernah menulis tentang Teori Moral Sentimen. Kebiasaan orang untuk mengagumi dan memuji pada mereka yang berkuasa dan kaya pada satu sisi, dan di sisi lain mengabaikan mereka yang miskin dan dalam kondisi lemah adalah pertanda tentang kerusakan sentimen moral. Maka itu, Sukidi mengajak agar semua lapisan masyarakat bersikap kritis pada kekuasan atas kerusakan sentimen moral yang terjadi selama ini.
"Kebiasaan orang untuk mengagumi dan memuji pada mereka yang berkuasa dan kaya pada satu sisi dan di sisi lain mengabaikan mereka yang miskin dan dalam kondisi lemah adalah pertanda tentang kerusakan sentimen moral, dan itu yang terjadi hari ini, mereka tunduk pada kekuatan uang, mereka tunduk pada kekuasaan sambil melupakan kaum lemah kaum tak berdaya, mereka yang tak dipelihara oleh negara terlantar kaum fakir-miskin, karena itu saya mengajak pada semuanya tuk bersikap kritis pada kekuasaan sambil membersamai kaum papa, kaum lemah," katanya.
(abd)
Lihat Juga :