Evaluasi Mudik Lebaran 2024, Menko Muhadjir Sebut Ada 5 Catatan
Selasa, 23 April 2024 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
"Tahun depan Insya Allah kita akan melibatkan pemerintah daerah di mana lokasi rest area itu berada. Jangan sampai pemerintah daerah yang di mana ada rest areanya tidak banyak tahu, tidak tahu menahu, dan pengelola rest area juga tidak pernah melibatkan mereka. Semua ini untuk kebaikan kita ke depan," ujarnya.
Ketiga, penambahan fasilitas buffer zone di Jalur Tol Jakarta-Merak KM 97 seluas 10 hektare. "Kemudian untuk penambahan fasilitas juga KM 97 untuk jalur Jakarta-Merak, KM 97 itu rencananya akan kita buka sekitar 10 hektare nanti sebagai buffer zone, sebagai daerah penyangga," tuturnya.
"Jadi nanti sebelum para pemudik itu nyebrang ke Merak, datang ke pelabuhan itu ditahan dulu atau diberhentikan dulu di KM 97. Sehingga nanti datang ke Merak itu betul-betul mereka yang memang akan naik kapal," tambah Muhadjir.
Keempat, penambahan Dermaga Indah Kiat di Cilegon. Diketahui, Dermaga Indah Kiat hanya berfungsi sebagai dermaga kapal barang, di tahun depan akan difungsikan untuk angkutan orang.
"Kemudian akan ada penambahan dermaga, mungkin nanti akan kita perbaiki salah satu dermaga yang sekarang ini belum berfungsi yaitu di Indah Kiat. Karena Indah Kiat ini memang didesain untuk mengangkut barang sehingga kapal yang berlabuh di sana itu memang kapal-kapal barang. Sehingga nanti kalau bisa harus digunakan juga untuk mengangkut barang, mobil-mobil muatan orang itu harus disesuaikan," jelasnya.
Selain itu Muhadjir mengatakan, akan memfungsikan Pelabuhan Panjang. Sehingga, masyarakat dari Bandar Lampung ke Bakauheni dapat memangkas jarak tempuh hingga 120 kilometer.
Ketiga, penambahan fasilitas buffer zone di Jalur Tol Jakarta-Merak KM 97 seluas 10 hektare. "Kemudian untuk penambahan fasilitas juga KM 97 untuk jalur Jakarta-Merak, KM 97 itu rencananya akan kita buka sekitar 10 hektare nanti sebagai buffer zone, sebagai daerah penyangga," tuturnya.
"Jadi nanti sebelum para pemudik itu nyebrang ke Merak, datang ke pelabuhan itu ditahan dulu atau diberhentikan dulu di KM 97. Sehingga nanti datang ke Merak itu betul-betul mereka yang memang akan naik kapal," tambah Muhadjir.
Keempat, penambahan Dermaga Indah Kiat di Cilegon. Diketahui, Dermaga Indah Kiat hanya berfungsi sebagai dermaga kapal barang, di tahun depan akan difungsikan untuk angkutan orang.
"Kemudian akan ada penambahan dermaga, mungkin nanti akan kita perbaiki salah satu dermaga yang sekarang ini belum berfungsi yaitu di Indah Kiat. Karena Indah Kiat ini memang didesain untuk mengangkut barang sehingga kapal yang berlabuh di sana itu memang kapal-kapal barang. Sehingga nanti kalau bisa harus digunakan juga untuk mengangkut barang, mobil-mobil muatan orang itu harus disesuaikan," jelasnya.
Selain itu Muhadjir mengatakan, akan memfungsikan Pelabuhan Panjang. Sehingga, masyarakat dari Bandar Lampung ke Bakauheni dapat memangkas jarak tempuh hingga 120 kilometer.
Lihat Juga :