Promosi Budaya Indonesia lewat Konten Digital

Jum'at, 19 April 2024 - 20:16 WIB
loading...
A A A
Narasumber ketiga, Aminah Swarnawati, dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia menyampaikan peran penting budaya dalam bermedia digital serta cara mempromosikan budaya melalui platform digital.

Menurutnya, tantangan budaya digital yang tengah dihadapi saat ini adalah mengaburnya wawasan kebangsaan, menipisnya kesopanan dan kesantunan, menghilangnya budaya Indonesia.

“Media digital menjadi panggung budaya asing, hingga pelanggaran hak cipta dan karya intelektual. Oleh karena itu sebagai pengguna internet terutama media sosial, kita tetap harus menjadikan nilai-nilai pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital. Juga mewujudkan nilai-nilai pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai panduan karakter dalam beraktivitas di dunia digital,” tuturnya.

Budaya Indonesia merupakan kebudayaan besar yang berasal dari beragam corak yang berbeda satu dengan lain nya. Ini adalah berkah dan kebanggaan bangsa yang patut dilestarikan serta diwariskan kepada generasi selanjutnya. Karena itu penting bagi kita untuk berperan serta mempromosikan budaya Indonesia.

“Salah satunya melalui media digital. Kita dapat mengunggah beragam budaya Indonesia, melalui platform digital yang tersedia, untuk menyebarluaskan kekayaan budaya yang dimiliki bangsa kita. Dunia digital adalah dunia kita sekarang ini. Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat kita belajar dan berinteraksi, tempat anak-anak kita bertumbuh kembang, sekaligus tempat di mana kita sebagai bangsa, hadir dengan bermartabat,” tutur Aminah menutup pemaparan.

Kegiatan talk show chip in juga diisi dengan sesi tanya jawab antar peserta dan seluruh narasumber. Seorang siswi melontarkan pertanyaan mengenai banyaknya siswa-siswi yang kecanduan media sosial hingga mengganggu aktivitas belajarnya. Bagaimana cara agar pelajar terhindar dari kecanduan media sosial sebagai generasi penerus bangsa?

Pertanyaan ini mendapat tanggapan dari Xenia Angelica Wijayanto. Menurut Xenia, solusinya adalah menguatkan pendirian pada diri sendiri. Bagaimana kita mampu membatasi diri dalam mencari hiburan di media sosial tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Penting bagi kita untuk belajar membatasi dan mendisiplinkan diri sendiri. Untuk generasi muda dan peserta didik, terus lah belajar mengatur waktu terutama dalam bermedia sosial. Pastikan kalian menggunakan media sosial dan aplikasi percakapan dengan lebih bijak,” ujarnya.

Kegiatan talk show chip in ”Promosi Budaya Indonesia Lewat Konten Digital” merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui Website www.literasidigital.id, Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page Literasi Digital Kominfo dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Persatuan Bangsa,...
Jaga Persatuan Bangsa, BEM Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi Hukum dan Politik
PP Tunas Berlaku, Kemenag:...
PP Tunas Berlaku, Kemenag: Momentum Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
Sukseskan PP Tunas,...
Sukseskan PP Tunas, Kemenag Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri
Satu Dekade Upaya Pemerintah...
Satu Dekade Upaya Pemerintah Bangun Internet Sehat dan Ruang Digital Ramah Anak
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Tentang AI, Mahasiswa Universitas LIA Ikuti AYF 35 di Vietnam
Pemprov Papua Tengah...
Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kualitas SDM lewat SindoNews Journalism Class
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Rekomendasi
VISION+ Perkenalkan...
VISION+ Perkenalkan First Look My Chef in Crime, Sintya Marisca Siap Beraksi
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Sikat Wakil Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Wakil Korea, Fajar/Fikri Juara Ganda Putra Japan Open 2026
Berita Terkini
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved