Terima Kunjungan Menlu China, Presiden Jokowi Bahas IKN hingga Konflik Timur Tengah
Kamis, 18 April 2024 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Indonesia-China Sepakat Dukung Keanggotaan Palestina di PBB
Presiden Jokowi, kata Retno, juga mendorong implementasi proyek strategis di kawasan industri Kaltara khususnya untuk investasi di bidang petrokimia. Dalam pertemuan tersebut, lanjut Retno, Presiden Jokowi juga menyinggung mengenai masalah ketahanan pangan. Menurut Presiden pentingnya meningkatkan kerja sama pertanian dua negara. Dalam hal ini padi, holtikultura, dan durian.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan kepada Wang Yi terkait dengan situasi di Timur Tengah. Presiden Jokowi menekankan tidak ada pihak yang ingin melihat adanya eskalasi. Menyikapi hal itu, Indonesia akan terus melakukan komunikasi diplomatik dengan berbagai pihak termasuk Iran dan Amerika Serikat.
"Di dalam komunikasi tersebut Indonesia menekankan tiga hal. Yang pertama pentingnya menahan diri. Kedua, pentingnya terjadi deeskalasi. Dan ketiga, meminta negara-negara untuk menggunakan pengaruhnya untuk menghindari terjadinya eskalasi," ungkapnya.
Presiden Jokowi, kata Retno, juga mendorong implementasi proyek strategis di kawasan industri Kaltara khususnya untuk investasi di bidang petrokimia. Dalam pertemuan tersebut, lanjut Retno, Presiden Jokowi juga menyinggung mengenai masalah ketahanan pangan. Menurut Presiden pentingnya meningkatkan kerja sama pertanian dua negara. Dalam hal ini padi, holtikultura, dan durian.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan kepada Wang Yi terkait dengan situasi di Timur Tengah. Presiden Jokowi menekankan tidak ada pihak yang ingin melihat adanya eskalasi. Menyikapi hal itu, Indonesia akan terus melakukan komunikasi diplomatik dengan berbagai pihak termasuk Iran dan Amerika Serikat.
"Di dalam komunikasi tersebut Indonesia menekankan tiga hal. Yang pertama pentingnya menahan diri. Kedua, pentingnya terjadi deeskalasi. Dan ketiga, meminta negara-negara untuk menggunakan pengaruhnya untuk menghindari terjadinya eskalasi," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :