Megawati Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae, Anies Baswedan: Indonesia Berada di Persimpangan Jalan
Rabu, 17 April 2024 - 08:50 WIB
loading...
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan bersama cawapres Muhaimin Iskandar memberikan keterangan kepada media usai halalbihalal di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2024) malam. FOTO/MPI/MUHAMMAD FARHAN
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menanggapi langkah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang mengajukan diri sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan kepada Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa kemarin (16/4/2024). Anies memandang itikad Megawati tersebut membuktikan kondisi demokrasi di Indonesia berada di persimpangan jalan atau berada di kondisi yang tidak baik-baik saja.
Anies menyampaikan hal tersebut selepas melaksanakan halalbihalal dengan pasangan cawapresnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2024) malam.
"Ini menggambarkan bahwa situasinya memang amat serius dan seperti kami sampaikan pada saat pembukaan persidangan di MK bahwa Indonesia ini berada di persimpangan jalan," kata Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan langkah Megawati yang mengajukan diri sebagai sahabat pengadilan dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK, menjadi bukti pengalaman Presiden ke-5 RI itu mengawal demokrasi selama 25 tahun. "Saya rasa pesan dari Ibu Mega sebagai salah satu orang yang ikut dalam proses demokratisasi sejak tahun 90-an," kata Anies.
Anies menyampaikan hal tersebut selepas melaksanakan halalbihalal dengan pasangan cawapresnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2024) malam.
"Ini menggambarkan bahwa situasinya memang amat serius dan seperti kami sampaikan pada saat pembukaan persidangan di MK bahwa Indonesia ini berada di persimpangan jalan," kata Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan langkah Megawati yang mengajukan diri sebagai sahabat pengadilan dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK, menjadi bukti pengalaman Presiden ke-5 RI itu mengawal demokrasi selama 25 tahun. "Saya rasa pesan dari Ibu Mega sebagai salah satu orang yang ikut dalam proses demokratisasi sejak tahun 90-an," kata Anies.
Lihat Juga :