Dubes Saudi Dianggap Campuri Urusan Dalam Negeri RI, PBNU Protes

Senin, 03 Desember 2018 - 18:56 WIB
Dubes Saudi Dianggap...
Dubes Saudi Dianggap Campuri Urusan Dalam Negeri RI, PBNU Protes
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan informasi yang disampaikan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Muhammed Al-Suabi mengenai peristiwa pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Informasi melalui akun Twitter itu dianggap telah melampaui tugas dan tanggung jawabnya.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengatakan, apa yang dituliskan Osama merupakan pelanggaran keras diplomatik, yakni mencampuri urusan politik suatu negara di luar kewenangannya.

"Hal ini jelas mengganggu hubungan diplomatik RI-Saudi," kata Said dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2018).

Hadir dalam acara ini Sekjen Helmy Faishal Zaini dan sejumlah ketua PBNU. Menurut Said, Osama telah dengan sengaja menyebar fitnah dengan menuduh aksi pembakaran bendera di Garut beberapa waktu lalu dilakukan oleh jamaah almunharifah (organisasi yang sesat atau menyimpang).

Padahal kata Said, terkait hal ini Gerakan Pemuda Ansor telah memberikan sanksi kepada oknum yang melakukan pembakaran dan menyatakan tindakan tersebut telah keluar dari SOP GP Ansor.

Said menegaskan, PBNU dan Ansor menyesalkan informasi yang disampaikan Osama. Atas dasar itu, PBNU mendesak agar Pemerintah Arab Saudi untuk memulangkan Osama.

"Mendesak kepada Pemerintah RI agar menyampaikan nota kepada Pemerintah Saudi agar memulangkan Osamah sebagai bagian dari sanksi atas tindakannya yang gegabah dalam mencampuri urusan politik Indonesia," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kader Muda Nahdlatul...
Kader Muda Nahdlatul Ulama Demak Digembleng LKD dan Diklatsar
Ansor Dukung Kiai Sepuh...
Ansor Dukung Kiai Sepuh agar Muktamar NU Digelar 2021
Kehadiran BUMA Diharapkan...
Kehadiran BUMA Diharapkan Memperkuat Posisi GP Ansor
GP Ansor Bakal Kongres...
GP Ansor Bakal Kongres XVI di Atas Kapal Pelni KM Kelud
Jadi Ketua Umum GP Ansor,...
Jadi Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin Fokus Bangkitkan Sektor Ekonomi
Aklamasi, Syahputra...
Aklamasi, Syahputra Pimpin GP Ansor Karang Pilang
Berita Terkini
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved