Korlantas Tetap Berlakukan Contra Flow Pasca Evaluasi Kecelakaan Tol Japek KM 58
Selasa, 09 April 2024 - 12:56 WIB
loading...
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menegaskan pihaknya sudah melakukan evaluasi terkait penerapan sistem contra flow di sepanjang jalur Tol Transjawa pada arus mudik Lebaran 2024. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menegaskan pihaknya sudah melakukan evaluasi terkait penerapan sistem contra flow di sepanjang jalur Tol Transjawa pada arus mudik Lebaran 2024. Evaluasi tersebut dilakukan dengan meminta pendapat para ahli, terutama pasca insiden kecelakaan maut di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 58 yang menewaskan 12 orang.
Aan mengatakan pihaknya sudah berkonsultasi dengan para ahli perihal penerapan contra flow tersebut. Dia mengatakan penerapan sistem contra flow yang diberlakukan, sudah mengikuti prosedur universal yang diterapkan di seluruh dunia.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tol Japek Jadi Bahan Evaluasi Penerapan Contra Flow Arus Mudik Lebaran
"Pada prinsipnya penerapan contra flow ini adalah universal. Artinya di seluruh dunia ketika kapasitas jalan sudah tidak bisa menampung volume yang ada itu salah satu cara untuk menambah kapasitas ya," ujar Aan di Command Center KM 29, Selasa (9/4/2024).
Aan mengatakan penerapan sistem contra flow ditujukan agar kepadatan lalu lintas dapat diurai terutama bagi pengendara yang tengah mengalami kondisi darurat.
"Kenapa harus ditambah kapasitas? Karena kalau itu dibiarkan akan terjadi stuck, kalau sudah stuck akan menimbulkan permasalahan baru," katanya.
Dia menambahkan sistem contra flow diberlakukan utamanya karena melihat data kepadatan arus mudik di jalur tol yang pertambahannya begitu drastis.
Aan mengatakan pihaknya sudah berkonsultasi dengan para ahli perihal penerapan contra flow tersebut. Dia mengatakan penerapan sistem contra flow yang diberlakukan, sudah mengikuti prosedur universal yang diterapkan di seluruh dunia.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tol Japek Jadi Bahan Evaluasi Penerapan Contra Flow Arus Mudik Lebaran
"Pada prinsipnya penerapan contra flow ini adalah universal. Artinya di seluruh dunia ketika kapasitas jalan sudah tidak bisa menampung volume yang ada itu salah satu cara untuk menambah kapasitas ya," ujar Aan di Command Center KM 29, Selasa (9/4/2024).
Aan mengatakan penerapan sistem contra flow ditujukan agar kepadatan lalu lintas dapat diurai terutama bagi pengendara yang tengah mengalami kondisi darurat.
"Kenapa harus ditambah kapasitas? Karena kalau itu dibiarkan akan terjadi stuck, kalau sudah stuck akan menimbulkan permasalahan baru," katanya.
Dia menambahkan sistem contra flow diberlakukan utamanya karena melihat data kepadatan arus mudik di jalur tol yang pertambahannya begitu drastis.
Lihat Juga :