Menko PMK Muhadjir Bongkar Alasan Jokowi Sering Kunker ke Jateng Selama Pemilu 2024

Jum'at, 05 April 2024 - 14:51 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Bongkar...
Menko PMK Muhadjir Effendy menghadiri sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (5/4/2024). Foto: MK
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy membongkar alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Jawa Tengah selama Pemilu 2024.

Menurut dia, banyaknya kunker Jokowi ke Jateng merupakan pola kepemimpinan dari sosok Jokowi. Dia paham betul pola kunker presiden karena sempat mendampingi selama satu periode bersamanya.

Baca juga: Lengkap, 4 Menteri Jokowi Hadiri Sidang PHPU di MK

"Ketika mendampingi KIP (Kartu Indonesia pintar), Presiden selalu membagi-bagikan KIP ke daerah-daerah. Tujuannya apa, untuk memastikan bahwa kebijakan beliau memang landed, memang terdeliver di lapangan," ujar Muhadjir saat menghadiri sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/4/2024).

Jokowi selalu menekankan pentingnya mengoptimalkan APBN di awal tahun sehingga Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) bisa diberikan pada November dan September.

"Sehingga pada Januari sudah kick off semua program termasuk bansos dan di situlah presiden turun tangan untuk melakukan pemantauan, mengecek apa betul semuanya sudah terdeliver sekaligus mendapatkan feedback atau umpan balik dari yang dijadikan sasaran bansos," ungkap Muhadjir.

"Taruhlah beliau berkunjung 100 titik, kemudian beliau akan membagikan PKH (Program Keluarga Harapan), PKH itu 10 juta keluarga penerima manfaat, kalau 40 titik itu taruhlah 20 ribu satu titik, berapa? Kan ada 800 ribu, masak 800 ribu di kunjungan beliau bisa memengaruhi seluruh Indonesia? Saya belum memilki angka-angka yang jelas, tapi begini sepanjang yang saya tahu Bapak Presiden kalau berkunjung ke lapangan itu tidak hanya satu titik, bisa sampai 5 titik," ujar Muhadjir.

Sebelumnya, Wakil Ketua MK Saldi Isra mempertanyakan kepada 4 menteri yang hadir dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 mengenai banyaknya perjalanan dinas Presiden Jokowi ke Jawa Tengah.

Hal itu ditanyakan kerena dua pemohon yakni kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud memasukannya dalam dalil permohonan.

"Jadi kami harus menanyakan, apa sih kira-kira yang menjadi pertimbangan presiden memilih misalnya ke Jawa Tengah itu lebih banyak kunjungannya dibandingkan ke tempat lain? Ini berkaitan dengan kunjungan yang ada pendistribusian bansosnya, itu yang didalilkan pemohon," ujar Saldi Isra di Gedung MK, Jumat (5/4/2024).

"Kami bisa dibantu menjelaskannya, itu akan lebih mudah kami apakah yang didalilkan pemohon itu bisa dibenarkan atau tidak. Tolong kita dibantu 4 menteri berkaitan dengan ini," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Berita Terkini
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Infografis
3 Alasan STY Dipecat...
3 Alasan STY Dipecat Jika Timnas Gagal ke Babak Empat Kualifikasi Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved