Airlangga Koordinasi dengan Menko PMK, Menkeu, dan Mensos untuk Bersaksi di Sidang Sengketa Pilpres
Rabu, 03 April 2024 - 11:34 WIB
loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan kepada media di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2024). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku telah berkoordinasi dengan menteri lainnya untuk bersaksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/4/2024).
Pernyataan itu ditegaskan Airlangga menjawab pertanyaan apakah berkomunikasi dengan menteri lain yang dipanggil dalam sidang tersebut. Menteri lain yang dipanggil adalah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
"Tentu kalau di pemerintah kami sudah koordinasi," kata Airlangga saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2024).
Airlangga belum mengetahui detail terkait materi yang akan digali dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK. Pasalnya, kata Airlangga, undangan MK tak menerangkan topik yang akan digali dalam sidang di MK.
"Tidak itu hanya undangan umum saja, topiknya tidak disebutkan," ucap Airlangga.
Namun, Airlangga menilai kesaksian dirinya dan tiga menteri lain terkait dengan tugas pemerintah dalam memakai dana APBN. "Apa yang dari pemerintah tentu kita akan jelaskan mengenai mekanisme APBN kemudian bicara Bansos bicara Perlinsos. Bicara yang sifatnya pemerintahan saja," katanya.
Pernyataan itu ditegaskan Airlangga menjawab pertanyaan apakah berkomunikasi dengan menteri lain yang dipanggil dalam sidang tersebut. Menteri lain yang dipanggil adalah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
"Tentu kalau di pemerintah kami sudah koordinasi," kata Airlangga saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2024).
Airlangga belum mengetahui detail terkait materi yang akan digali dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK. Pasalnya, kata Airlangga, undangan MK tak menerangkan topik yang akan digali dalam sidang di MK.
"Tidak itu hanya undangan umum saja, topiknya tidak disebutkan," ucap Airlangga.
Namun, Airlangga menilai kesaksian dirinya dan tiga menteri lain terkait dengan tugas pemerintah dalam memakai dana APBN. "Apa yang dari pemerintah tentu kita akan jelaskan mengenai mekanisme APBN kemudian bicara Bansos bicara Perlinsos. Bicara yang sifatnya pemerintahan saja," katanya.
Lihat Juga :