Refly Harun Ungkap Sejumlah Ahli Tolak Jadi Saksi di MK: Padahal Menggebu-gebu soal Kecurangan Pemilu
Rabu, 03 April 2024 - 08:36 WIB
loading...
Tim Hukum Timnas AMIN Refly Harun dalam dialog Rakyat Bersuara bersama Aiman Witjaksono di iNews TV, Selasa (2/4/2024) malam. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Tim hukum Timnas Calon Presiden dan Wakil Presiden (capres-cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Refly Harun mengungkapkan adanya penolakan sejumlah ahli menjadi saksi dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ( PHPU ) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi. Mereka tiba-tiba mengundurkan diri menjelang pelaksanaan sidang.
"Jadi kita ada menghubungi 6 ahli, 2 dari awal memang tidak bersedia, tapi 4 ini bersedia. Tapi menjelang hari terakhir akhirnya mengundurkan diri," kata Refly dalam dialog 'Rakyat Bersuara' bersama Aiman Witjaksono di iNews TV, Selasa (2/4/2024) malam.
Refly menjelaskan, saksi yang mengundurkan diri itu menggunakan berbagai alasan, antara lain faktor keluarga, perusahaan, dan organisasi. Padahal, menurut dia, saksi-saksi tersebut awalnya menggebu-gebu terkait kecurangan Pemilu 2024.
"Ada juga yang tidak jelas alasannya, pokoknya tidak bisa aja. Padahal, semua orang yang kita hubungi ini, orang yang menggebu-gebu sekali soal kecurangan pemilu," katanya.
"Jadi kita ada menghubungi 6 ahli, 2 dari awal memang tidak bersedia, tapi 4 ini bersedia. Tapi menjelang hari terakhir akhirnya mengundurkan diri," kata Refly dalam dialog 'Rakyat Bersuara' bersama Aiman Witjaksono di iNews TV, Selasa (2/4/2024) malam.
Refly menjelaskan, saksi yang mengundurkan diri itu menggunakan berbagai alasan, antara lain faktor keluarga, perusahaan, dan organisasi. Padahal, menurut dia, saksi-saksi tersebut awalnya menggebu-gebu terkait kecurangan Pemilu 2024.
"Ada juga yang tidak jelas alasannya, pokoknya tidak bisa aja. Padahal, semua orang yang kita hubungi ini, orang yang menggebu-gebu sekali soal kecurangan pemilu," katanya.
Lihat Juga :