Wadahi Cendekiawan Muda, Menpora Bentuk Klub Berkawan
Jum'at, 29 Maret 2024 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Dito optimistis dengan program Klub Berkawan. Dia membayangkan cendekiawan muda di Indonesia bisa bicara di tingkat nasional.
“Saya membayangkan melalui program ini kita bisa menciptakan masa Renaisans atau pencerahan baru di Indonesia di mana cendekiawan muda mampu memperkuat pilar-pilar kebangsaan, kenegaraan, dan ke-Indonesiaan kita,” ujarnya.
Dito menyinggung bahwa sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia adalah sejarah pergerakan kaum cendekiawan.
“Mulai dari Tjokroaminoto, Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, Natsir, dan tokoh bangsa lainnya. Mereka berbeda pandangan, sering berdebat, tapi punya mimpi yang sama untuk Indonesia Raya,” katanya.
“Saya membayangkan melalui program ini kita bisa menciptakan masa Renaisans atau pencerahan baru di Indonesia di mana cendekiawan muda mampu memperkuat pilar-pilar kebangsaan, kenegaraan, dan ke-Indonesiaan kita,” ujarnya.
Dito menyinggung bahwa sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia adalah sejarah pergerakan kaum cendekiawan.
“Mulai dari Tjokroaminoto, Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, Natsir, dan tokoh bangsa lainnya. Mereka berbeda pandangan, sering berdebat, tapi punya mimpi yang sama untuk Indonesia Raya,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :