KPI Ajak Pengiklan Berikan Dukungan ke Program Televisi Berkualitas
Rabu, 27 Maret 2024 - 21:43 WIB
loading...
A
A
A
"Di sisi lain, ATVSI juga menghadirkan beberapa talenta-talenta, program-program siaran baik, yang tentu juga disampaikan ke masyarakat bahwa acara di TV ada juga yang baik dan itu perlu diapresiasi, dan tentunya tidak hanya masyarakat, para pengiklan juga harus memberi support yang tinggi pada program-program TV yang berkualitas," terangnya.
Dia mengungkapkan, kegiatan buka puasa yang digelar ATVSI pada Rabu (27/3/2024) pun merupakan kolaborasi yang baik lantaran diundang semua pihak terkait, mulai dari KPI, berbagai Lembaga Pengiaran Swasta (LPS) di Indonesia, hingga Komisi I DPR. Kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi antara KPI selalu regulator dengan lembaga penyiaran.
"Ini menjadi penting bagaimana kita ke depannya bisa berkolaborasi, meskipun kami menjadi pengawas. Karena apa? Banyak sekali hal yang tentunya KPI secara kelembagaan membutuhkan masukan dari insan-insan penyiaran dari lembaga penyiaran, terutama terkait regulasi-regulasi yang baru, yang terdekat adalah bagaimana Revisi Undang-Undang (RUU) penyiaran yang masih digodok di DPR," paparnya.
KPI, tambahnya, butuh masukan seperti tentang rekosistem bisnis lembaga penyiaran ke depannya. Saat ini eranya sudah digital, ada platform media baru yang juga menjadi pertimbangan agar mereka ke depan diawasi. Dia menambahkan, forum-forum seperti ini baik untuk terus dilakukan, tidak hanya momen berbuka puasa, tapi di forum-forum lainnya antara KPI dengan asosiasi insan media.
"Sehingga, apa saja yang menjadi kebutuhan kami secara kelembagaan, kebutuhan lembaga penyiaran terkait perkembangan industri, bisnisnya maupun kontennya juga kami bisa memberi masukan. Intinya, kami apresiasi dengan forum hari ini dilakukan oleh ATVSI mengundang tidak hanya KPI tapi juga stakeholder dari DPR, Komisi I, ada lembaga sensor film, semua pihak terkait penyiaran diundang," katanya.
Dia mengungkapkan, kegiatan buka puasa yang digelar ATVSI pada Rabu (27/3/2024) pun merupakan kolaborasi yang baik lantaran diundang semua pihak terkait, mulai dari KPI, berbagai Lembaga Pengiaran Swasta (LPS) di Indonesia, hingga Komisi I DPR. Kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi antara KPI selalu regulator dengan lembaga penyiaran.
"Ini menjadi penting bagaimana kita ke depannya bisa berkolaborasi, meskipun kami menjadi pengawas. Karena apa? Banyak sekali hal yang tentunya KPI secara kelembagaan membutuhkan masukan dari insan-insan penyiaran dari lembaga penyiaran, terutama terkait regulasi-regulasi yang baru, yang terdekat adalah bagaimana Revisi Undang-Undang (RUU) penyiaran yang masih digodok di DPR," paparnya.
KPI, tambahnya, butuh masukan seperti tentang rekosistem bisnis lembaga penyiaran ke depannya. Saat ini eranya sudah digital, ada platform media baru yang juga menjadi pertimbangan agar mereka ke depan diawasi. Dia menambahkan, forum-forum seperti ini baik untuk terus dilakukan, tidak hanya momen berbuka puasa, tapi di forum-forum lainnya antara KPI dengan asosiasi insan media.
"Sehingga, apa saja yang menjadi kebutuhan kami secara kelembagaan, kebutuhan lembaga penyiaran terkait perkembangan industri, bisnisnya maupun kontennya juga kami bisa memberi masukan. Intinya, kami apresiasi dengan forum hari ini dilakukan oleh ATVSI mengundang tidak hanya KPI tapi juga stakeholder dari DPR, Komisi I, ada lembaga sensor film, semua pihak terkait penyiaran diundang," katanya.
(rca)
Lihat Juga :