Makanan Indonesia Meriahkan Pasar Tradisional Melbourne
Rabu, 20 Maret 2024 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
baca juga: KJRI Melbourne Gandeng Imigrasi Tingkatkan Pelindungan WNI di Luar Negeri
Festival ini menjadi lebih istimewa dengan diperkenalkannya seni budaya Indonesia Timur kepada para pengunjung yang sebagian besar merupakan warga Australia. Suasana Indonesia Timur dihadirkan melalui pakaian adat Papua yang dikenakan oleh pembawa acara.
Ada pula penampilan tarian daerah Nusa Tenggara Timur, kemeriahan line dance Maumere yang diikuti oleh para pengunjung, hingga workshop Papeda yang memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk mencicipi khasnya makanan yang terbuat dari sagu dan berasal dari pulau Maluku dan Papua.
“I love Indonesian food especially when it’s spicy, so I’m glad that I come to this festival. One more thing, this is my first time trying papeda and ikan kuah kuning, it’s fantastic,” kata Giorgina, salah satu warga Australia.
Festival ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah yang turut mendukung keberlangsungan acara, di antaranya Konsul Jenderal RI di Melbourne, Kuncoro Waseso; Atase Perdagangan Canberra, Agung Haris Setiawan; serta perwakilan dari Direktorat Pembiayaan dan Direktorat Wisata Minat Khusus Kemenparekraf, Arya Galih Anindita.
Kehadiran mereka menambah gemerlap acara dan menunjukkan dukungan kuat untuk promosi budaya Indonesia di Australia. Tidak hanya hadir dalam kegiatan, seluruh tamu undangan pun mengunjungi stall-stall yang tergabung dalam Festival. Kunjungan tersebut merupakan bentuk penyampaian rasa bangga dan dukungan atas usaha para diaspora Indonesia yang berpartisipasi dalam mempromosikan Indonesia.
Festival ini menjadi lebih istimewa dengan diperkenalkannya seni budaya Indonesia Timur kepada para pengunjung yang sebagian besar merupakan warga Australia. Suasana Indonesia Timur dihadirkan melalui pakaian adat Papua yang dikenakan oleh pembawa acara.
Ada pula penampilan tarian daerah Nusa Tenggara Timur, kemeriahan line dance Maumere yang diikuti oleh para pengunjung, hingga workshop Papeda yang memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk mencicipi khasnya makanan yang terbuat dari sagu dan berasal dari pulau Maluku dan Papua.
“I love Indonesian food especially when it’s spicy, so I’m glad that I come to this festival. One more thing, this is my first time trying papeda and ikan kuah kuning, it’s fantastic,” kata Giorgina, salah satu warga Australia.
Festival ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah yang turut mendukung keberlangsungan acara, di antaranya Konsul Jenderal RI di Melbourne, Kuncoro Waseso; Atase Perdagangan Canberra, Agung Haris Setiawan; serta perwakilan dari Direktorat Pembiayaan dan Direktorat Wisata Minat Khusus Kemenparekraf, Arya Galih Anindita.
Kehadiran mereka menambah gemerlap acara dan menunjukkan dukungan kuat untuk promosi budaya Indonesia di Australia. Tidak hanya hadir dalam kegiatan, seluruh tamu undangan pun mengunjungi stall-stall yang tergabung dalam Festival. Kunjungan tersebut merupakan bentuk penyampaian rasa bangga dan dukungan atas usaha para diaspora Indonesia yang berpartisipasi dalam mempromosikan Indonesia.
Lihat Juga :