Langit Jakarta Tampak Biru Dua Hari Terakhir, Ini Penjelasan BMKG
Rabu, 20 Maret 2024 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, kata Ida, menghangatnya suhu muka laut di perairan Afrika (IOD Positif) menyebabkan potensi hujan di wilayah barat Indonesia lebih rendah dari normalnya.
“Peningkatan kecepatan angin yang disebabkan oleh tertariknya massa udara akibat Bibit Siklon Tropis 91S dan Ex TC Megan sehingga menghambat pertumbuhan awan hujan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek),” jelasnya.
Lalu, apakah hujan di Jakarta yang turun deras beberapa hari belakangan bisa 'mencuci' langit jadi biru? Ida menjelaskan dalam beberapa penelitian, hujan diklaim dapat membersihkan polusi udara.
“Hujan adalah fenomena alam di mana tetesan air jatuh dari langit ke permukaan bumi karena kondensasi. Secara umum, hujan sering dianggap memiliki kemampuan untuk membersihkan asap dan mengurangi polusi udara,” papar Ida.
Ida mengatakan beberapa studi juga telah menunjukkan bahwa hujan dapat meningkatkan kualitas udara. Secara teknis, tetesan hujan dapat menarik ratusan partikel PM2,5 ke permukaan saat bergerak melalui atmosfer sebelum jatuh ke tanah. Proses penarikan antara tetesan air dan aerosol ini disebut koagulasi.
“Peningkatan kecepatan angin yang disebabkan oleh tertariknya massa udara akibat Bibit Siklon Tropis 91S dan Ex TC Megan sehingga menghambat pertumbuhan awan hujan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek),” jelasnya.
Lalu, apakah hujan di Jakarta yang turun deras beberapa hari belakangan bisa 'mencuci' langit jadi biru? Ida menjelaskan dalam beberapa penelitian, hujan diklaim dapat membersihkan polusi udara.
“Hujan adalah fenomena alam di mana tetesan air jatuh dari langit ke permukaan bumi karena kondensasi. Secara umum, hujan sering dianggap memiliki kemampuan untuk membersihkan asap dan mengurangi polusi udara,” papar Ida.
Ida mengatakan beberapa studi juga telah menunjukkan bahwa hujan dapat meningkatkan kualitas udara. Secara teknis, tetesan hujan dapat menarik ratusan partikel PM2,5 ke permukaan saat bergerak melalui atmosfer sebelum jatuh ke tanah. Proses penarikan antara tetesan air dan aerosol ini disebut koagulasi.
Lihat Juga :