Cara Cepat Mengambil Alih Akun Whatsapp yang Diretas

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 09:02 WIB
loading...
Cara Cepat Mengambil...
Foto/ilustrasi.pixabay
A A A
JAKARTA - Peretas memiliki waktu paling lama dua jam setelah mengambil alih akun whatsapp untuk beraksi menipu banyak orang. Akan tetapi, apabila korban tidak segera menyadari apa yang terjadi pada akunnya, pelaku punya waktu lebih lama. “Kalau enggak sadar, bisa berhari-hari,” ucap pengamat Teknologi Informasi (TI) Ruby Alamsyah kepada SINDOnews, Jumat (14/8/2020).

Pria kelahiran 1974 memberikan tips untuk mengambil alih dengan cepat. Pertama, korban harus login ulang akun whatsapp. Namun, ini adu cepat dengan pelaku. Beberapa pelaku melakukan penambahan keamanan, yakni two step verification.

(Baca: Pembajakan Akun Whatsapp Marak Lagi, Pelaku Biasanya Pakai Teknik Ini)

Kalau pelaku menerapkan itu, pemilik nomor asli akan mendapatkan SMS berisi OTP. Itu tinggal digunakan untuk login ulang. “Dulu-duluan dan cepat untuk ambil alih punya kita. Sebelum pelaku menambahkan PIN dan email sehingga kita tidak bisa login,” paparnya.

Jika sudah diblok dan ditambahkan security PIN, korban harus kirim email ke [email protected]. Pada subjek email ditulis Lost/Stolen: please deactivate my account. Isi emailnya, Lost/Stolen: Please deactivate my account +628xxxxxxxxx.

“Nanti kalau whatsapp sudah mendeteksi adanya laporan kita dan dianggap benar, dia akan mereset akun whatsapp di handphone kita dan pelaku. Dibikin jeda waktu khusus. Yang punya akses ke nomor benar yang bisa masuk,” ujar dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online Jaringan China-Kamboja Buat 500 Akun WhatsApp Per Hari untuk Incar Korban
Siapa Otak Pembuatan...
Siapa Otak Pembuatan Grup WhatsApp Mas Menteri Core Team? Kejagung: Masih Pendalaman
Kemhan Investigasi Dugaan...
Kemhan Investigasi Dugaan Kebocoran 700 Ribu Data Pribadi
Anggota Komisi I Minta...
Anggota Komisi I Minta Komdigi Atasi Konten Pornografi di WhatsApp
Cara Polisi Tahu Nomor...
Cara Polisi Tahu Nomor WhatsApp Pelanggar Lalu Lintas, Ternyata Begini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Rekomendasi
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved