Bantu Korban Pulihkan Trauma dan Laporkan Pelaku
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
"Fokus saya kini pemulihan teman-teman yang menjadi korban. Karena ada juga yang cemas setiap hari karena BA sudah mengetahui alamat rumah dia. Ada juga yang trauma karena pernah dikirimkan gambar dan video tidak senonoh," katanya. (Baca juga: Geger Aksi Dosen Lakukan Pelecehan Seksual Berkedok Penelitian)
BA juga pernah menipu psikolog. Dia mengaku ingin konsultasi, namun BA justru malah masturbasi di depan psikolog tersebut. Bukan hanya satu psikolog, namun cukup banyak. Belum lagi mereka yang meladeni fantasi seks BA dengan cerita swinger itu dikejutkan dengan adegan ekshibionis BA yang menunjukkan alat kelaminnya.
Illian yang berprofesi sebagai pengacara ini juga sudah mulai bergerak secara hukum. Dimulai dari mengajak mereka yang merasa menjadi korban untuk mau melapor. Dia hanya ingin tidak ada korban lain karena BA pernah lolos dari jeratan hukum setelah melakukan pelecehan secara fisik saat dia masih menjadi mahasiswa D3 Ekonomi UGM.
Fakta masa lalu BA pun terkuak, semakin membuatnya semangat untuk dapat memproses BA ke ranah hukum dan tetap menemani korban menghilangkan trauma. Menjebloskan BA ke penjara mungkin juga dapat memulihkan trauma korban.
Trauma yang berdampak panjang pada kehidupan korban pelecahan bukan isapan jempol. Seperti Cinta, 32, nama samaran sesuai permintaannya. (Baca juga: Ilmuwan Jepang Bangunkan Mikroba yang tertidur Selama 100 Juta Tahun)
"Saya masih perawan, padahal sudah dua tahun usia pernikahan saya," ucap Cinta. Suaranya parau, sesekali terdiam, menghela napas, kemudian melanjutkan ceritanya.
Cinta kini berada jauh di luar Pulau Jawa. Sebelumnya dia pernah lima tahun menetap di Ibu kota. Tahun 2007 saat masih kuliah, Cinta yang menggunakan transportasi massal KRL ekonomi mengalami pelecehan seksual.
Saat itu KRL belum nyaman seperti sekarang. KRL kelas ekonomi sangat tidak manusiawi. Penumpang berdesakan hingga gelap karena lampu mati. Saat gerbong penuh sesak dan gelap itulah, Cinta merasa badannya dipeluk dari belakang hingga menyentuh payudaranya.
BA juga pernah menipu psikolog. Dia mengaku ingin konsultasi, namun BA justru malah masturbasi di depan psikolog tersebut. Bukan hanya satu psikolog, namun cukup banyak. Belum lagi mereka yang meladeni fantasi seks BA dengan cerita swinger itu dikejutkan dengan adegan ekshibionis BA yang menunjukkan alat kelaminnya.
Illian yang berprofesi sebagai pengacara ini juga sudah mulai bergerak secara hukum. Dimulai dari mengajak mereka yang merasa menjadi korban untuk mau melapor. Dia hanya ingin tidak ada korban lain karena BA pernah lolos dari jeratan hukum setelah melakukan pelecehan secara fisik saat dia masih menjadi mahasiswa D3 Ekonomi UGM.
Fakta masa lalu BA pun terkuak, semakin membuatnya semangat untuk dapat memproses BA ke ranah hukum dan tetap menemani korban menghilangkan trauma. Menjebloskan BA ke penjara mungkin juga dapat memulihkan trauma korban.
Trauma yang berdampak panjang pada kehidupan korban pelecahan bukan isapan jempol. Seperti Cinta, 32, nama samaran sesuai permintaannya. (Baca juga: Ilmuwan Jepang Bangunkan Mikroba yang tertidur Selama 100 Juta Tahun)
"Saya masih perawan, padahal sudah dua tahun usia pernikahan saya," ucap Cinta. Suaranya parau, sesekali terdiam, menghela napas, kemudian melanjutkan ceritanya.
Cinta kini berada jauh di luar Pulau Jawa. Sebelumnya dia pernah lima tahun menetap di Ibu kota. Tahun 2007 saat masih kuliah, Cinta yang menggunakan transportasi massal KRL ekonomi mengalami pelecehan seksual.
Saat itu KRL belum nyaman seperti sekarang. KRL kelas ekonomi sangat tidak manusiawi. Penumpang berdesakan hingga gelap karena lampu mati. Saat gerbong penuh sesak dan gelap itulah, Cinta merasa badannya dipeluk dari belakang hingga menyentuh payudaranya.
Lihat Juga :