Pembajakan Akun Whatsapp Marak Lagi, Pelaku Biasanya Pakai Teknik Ini
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Ruby menyatakan cara pembajakan akun whatsapp ini menggunakan teknik yang sederhana dan ada “kerja sama” dengan korban tanpa sadar. Pelaku memanfaatkan kelengahan pengguna dalam meretas akun whatsapp. Apalagi pengguna whatsapp jarang mengoptimalkan fitur keamanan yang tersedia. Ini celah utama yang digunakan pelaku.
Ruby menerangkan ada beberapa metode yang dilakukan pelaku untuk mengambil alih akun whatsapp seseorang. Pertama, pelaku mengetahui nomor calon korban. Kemudian, pelaku melakukan login dengan nomor tersebut sampai tiga kali.
Semua percobaan itu berbuah one time password (OTP) melalui SMS ke nomor korban. Maka, pelaku akan berusaha mendapatkan OTP itu dengan mengontak korban melalui facebook mesengger, direct message di Instagram, dan telepon langsung.
(Baca: Waspada Pembajakan Akun Medsos Kian Marak Sejak Pandemi, Influencer Jadi Sasaran Empuk)
Pelaku biasanya sudah mempelajari biodata korban. Ruby mengungkapkan modus biasa mau meng-hire kerja dan lain-lain. Komunikasinya akan berputar-putar yang membuat korban tak sadar.
Ruby menerangkan ada beberapa metode yang dilakukan pelaku untuk mengambil alih akun whatsapp seseorang. Pertama, pelaku mengetahui nomor calon korban. Kemudian, pelaku melakukan login dengan nomor tersebut sampai tiga kali.
Semua percobaan itu berbuah one time password (OTP) melalui SMS ke nomor korban. Maka, pelaku akan berusaha mendapatkan OTP itu dengan mengontak korban melalui facebook mesengger, direct message di Instagram, dan telepon langsung.
(Baca: Waspada Pembajakan Akun Medsos Kian Marak Sejak Pandemi, Influencer Jadi Sasaran Empuk)
Pelaku biasanya sudah mempelajari biodata korban. Ruby mengungkapkan modus biasa mau meng-hire kerja dan lain-lain. Komunikasinya akan berputar-putar yang membuat korban tak sadar.
Lihat Juga :