Danone Indonesia Dukung Program Gizi Pemerintah Mendatang
Kamis, 14 Maret 2024 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
"Rencana kita memberi makan siang dan minum susu gratis untuk semua murid di sekolah, di pesantren, anak-anak balita, dan bantuan gizi untuk ibu hamil," kata Prabowo.
Prabowo yakin program makan siang gratis dan susu gratis bisa mencerminkan fokusnya pada peningkatan kesejahteraan anak-anak dan masyarakat luas. Sebab, programnya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak Indonesia, tetapi juga diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
"Dengan pendekatan yang komprehensif dan strategis, Prabowo-Gibran berupaya untuk menciptakan dampak jangka panjang yang positif, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kualitas hidup bagi generasi mendatang di Indonesia," tandasnya.
Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah mulai membahas dan memasukkan program-program baru dari presiden dan wakil presiden terpilih 2024 dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan APBN 2025.
"Ini adalah jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil Pilpres 2024. Tapi, ini juga kita sambil menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU, maka RAPBN 2025 harus dipersiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih," kata Jokowi.
Prabowo yakin program makan siang gratis dan susu gratis bisa mencerminkan fokusnya pada peningkatan kesejahteraan anak-anak dan masyarakat luas. Sebab, programnya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak Indonesia, tetapi juga diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
"Dengan pendekatan yang komprehensif dan strategis, Prabowo-Gibran berupaya untuk menciptakan dampak jangka panjang yang positif, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kualitas hidup bagi generasi mendatang di Indonesia," tandasnya.
Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah mulai membahas dan memasukkan program-program baru dari presiden dan wakil presiden terpilih 2024 dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan APBN 2025.
"Ini adalah jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil Pilpres 2024. Tapi, ini juga kita sambil menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU, maka RAPBN 2025 harus dipersiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih," kata Jokowi.
(abd)
Lihat Juga :