Hak Angket Kecurangan Pemilu Belum Bergulir di DPR, Jubir AMIN: Perlu Data Lengkap

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:26 WIB
loading...
Hak Angket Kecurangan...
Jubir Timnas AMIN Iwan Tarigan mengatakan, hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024 di DPR belum bergulir hingga saat ini karena perlu data kuat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Iwan Tarigan mengungkap alasan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024 di DPR belum juga bergulir hingga saat ini. Menurutnya diperlukan data yang lengkap agar tak jadi serangan balik.

"Kenapa masih belum di gulirkan, tentunya harus dengan data yang lengkap agar jangan menjadi serangan balik," kata Iwan, Selasa (12/3/2024).

Iwan menyebut, partai politik (parpol) pengusung AMIN menunggu kepastian PDI Perjuangan sebagai motor hak angket tersebut. "Kepastiannya kita tunggu berikutnya yang jelas PDIP sebagai motor hak angket sudah setuju dengan mempersiapkan hak angket secara akademis dan tentunya partai pendukung 01 ikut serta. Khusus hak angket syaratnya tidak susah cukup 2 orang anggota DPR dan 2 fraksi," ujarnya.

Baca juga: 50 Tokoh Antikorupsi Surati Ketum Parpol Desak Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Iwan menilai kans hak angket sangat terbuka dan parpol pengusung AMIN sudah komitmen menggulirkan hak angket. Terkait interupsi saat Sidang Paripurna DPR, 5 Maret 2024 lalu menurutnya dipengaruhi pimpinan sidang yang kala itu Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad yang tidak menghiraukan interupsi sejumlah anggota soal hak angket.

"Masih sangat terbuka karena partai 01 sangat mendukung hak angket digulirkan, mengenai interupsi tanggal 5 Maret sangat di pengaruhi oleh ketua sidang dari Gerindra yang tidak menghiraukan interupsi anggota DPR," ungkapnya.

Baca juga: Bertemu Megawati, Mahfud MD Akui Dapat Dorongan Hak Angket dan Gugatan ke MK

Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan bicara soal wacana hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024. Anies menilai tidak perlu terburu-buru, lantaran proses penghitungan suara di KPU masih berlangsung.

“Waktunya masih panjang, pengumuman KPU aja belum. Jadi menurut saya ngga ada yang perlu buru-buru hari ini. Prosesnya berjalan terus sekarang dan hasil final pemilu aja belum keluar. Kita tunggu saja prosesnya,” kata Anies, Jumat 8 Maret 2024.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved