Jokowi Ajak Buat Lompatan Besar, PKS: Jangankan Melompat, Berjalan pun Susah
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Namun, anggota komisi III DPR ini enggan terlalu panjang mengomentari pidato kenegaraan Presiden Jokowi tadi. Menurut dia, pidato presiden harus ditindaklanjuti elemen pemerintahan dan lembaga negara yang lain.
"Menurut saya oke-oke aja sebagai pidato. Tapi kementerian dan DPR harus terus lebih mem-follow up dan menegakkan hal-hal yang belum terungkap oleh presiden kita," ujar dia.
(Baca: Pujian Jokowi untuk Pelayanan Lembaga-Lembaga Peradilan)
Sebelumnya, dalam pidato kenegaraan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memaksa pola pikir dan etos kerja berubah. Fleksibilitas, kecepatan, dan ketepatan sangat dibutuhkan.
Karena itu, Jokowi meminta agar momentum krisis tidak disia-siakan dan harus digunakan untuk mendorong kemajuan. “Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum krisis ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan,” ungkapnya. (Baca juga: Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual )
"Menurut saya oke-oke aja sebagai pidato. Tapi kementerian dan DPR harus terus lebih mem-follow up dan menegakkan hal-hal yang belum terungkap oleh presiden kita," ujar dia.
(Baca: Pujian Jokowi untuk Pelayanan Lembaga-Lembaga Peradilan)
Sebelumnya, dalam pidato kenegaraan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memaksa pola pikir dan etos kerja berubah. Fleksibilitas, kecepatan, dan ketepatan sangat dibutuhkan.
Karena itu, Jokowi meminta agar momentum krisis tidak disia-siakan dan harus digunakan untuk mendorong kemajuan. “Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum krisis ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan,” ungkapnya. (Baca juga: Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual )
(muh)
Lihat Juga :