Masih Berjalan, Semua Pihak Diharapkan Proporsional Respons Rekapitulasi KPU
Minggu, 03 Maret 2024 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengambil contoh hitung cepat versi lembaga survei Indikator Indonesia atas PKB yang hasilnya 10,65 persen tapi berdasarkan rekapitulasi KPU mencapai 11,56 persen atau ada penambahan 0,91 persen.
Contoh lain adalah suara Partai Gelora yang berdasarkan quick count 0,88 persen, sementara rekapitulasi KPU 1,44 persen alias selisih 0,55 persen.
PSI sendiri, menurut hitung cepat Indikator, ada di angka 2,66 persen sementara rekapitulasi KPU ada di 3,13 persen atau selisih 0,47 persen. Selisih PSI lebih kecil dibanding kedua contoh sebelumnya.
"Kenapa yang disorot hanya PSI? Bukankah kenaikan dan juga penurunan terjadi di partai-partai lain? Dan itu wajar karena penghitungan suara masih berlangsung," tegasnya.
Ia meminta semua pihak bersikap adil dan proporsional. "Kita tunggu saja hasil pehitungan akhir KPU. Jangan menggiring opini yang menyesatkan publik," pungkasnya.
Contoh lain adalah suara Partai Gelora yang berdasarkan quick count 0,88 persen, sementara rekapitulasi KPU 1,44 persen alias selisih 0,55 persen.
PSI sendiri, menurut hitung cepat Indikator, ada di angka 2,66 persen sementara rekapitulasi KPU ada di 3,13 persen atau selisih 0,47 persen. Selisih PSI lebih kecil dibanding kedua contoh sebelumnya.
"Kenapa yang disorot hanya PSI? Bukankah kenaikan dan juga penurunan terjadi di partai-partai lain? Dan itu wajar karena penghitungan suara masih berlangsung," tegasnya.
Ia meminta semua pihak bersikap adil dan proporsional. "Kita tunggu saja hasil pehitungan akhir KPU. Jangan menggiring opini yang menyesatkan publik," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :