Respons Putusan MK soal PT, Partai Perindo: Politis, Ingin Puaskan Semua Pihak
Jum'at, 01 Maret 2024 - 21:38 WIB
loading...
A
A
A
Yusuf menjelaskan, MK itu seharusnya jelas hitam putih. "Kalau salah bilang salah, karena memang menurut saya tidak ada pertimbangan lain," ujarnya.
Dia beranggapan bahwa, angka 4 persen itu selain adalah partai-partai besar yang ada di parlemen ingin mempertahankan dominasinya. Hal ini agar tidak digeser oleh hadirnya partai yang lebih prospek, karena punya gagasan, figur yang lebih menjanjikan.
"Mereka takut akan itu, makanya seharusnya putusan MK yang terbaru ini walaupun menguntungkan bagi masa depan Pemilu di 2029. Tapi untuk 2024 ini sangat merugikan Perindo, sangat merugikan partai-partai lain," pungkasnya.
Sebelumnya, Prof Juanda mengatakan, hakim MK harus adil, tidak diskriminatif. Dia menilai, majelis hakim MK tak menggunakan nalar objektivitas dalam memberlakukan putusan terkait ambang batas parlemen.
Dia beranggapan bahwa, angka 4 persen itu selain adalah partai-partai besar yang ada di parlemen ingin mempertahankan dominasinya. Hal ini agar tidak digeser oleh hadirnya partai yang lebih prospek, karena punya gagasan, figur yang lebih menjanjikan.
"Mereka takut akan itu, makanya seharusnya putusan MK yang terbaru ini walaupun menguntungkan bagi masa depan Pemilu di 2029. Tapi untuk 2024 ini sangat merugikan Perindo, sangat merugikan partai-partai lain," pungkasnya.
Sebelumnya, Prof Juanda mengatakan, hakim MK harus adil, tidak diskriminatif. Dia menilai, majelis hakim MK tak menggunakan nalar objektivitas dalam memberlakukan putusan terkait ambang batas parlemen.
(maf)
Lihat Juga :