Sekolah Jadi Klaster Baru Covid-19, FSGI Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 08:05 WIB
loading...
Sekolah Jadi Klaster...
Aktivitas belajar tatap muka yang mulai dibuka di SDN 09 Pasar Pandan Airmati (PPA), Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat, akhir bulan lalu. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan pembukaan sekolah di zona kuning akan mengorbankan keselamatan guru, siswa, dan tenaga kependidikan. Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terbaru diduga melanggar sejumlah aturan.

Menurut Wasekjen FSGI, beleid-beleid itu, antara lain, Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 10 Tahun 20017 Tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Pendidikan.

“Sudah sangat jelas dalam regulasi tersebut menyatakan bahwa di antara bentuk perlindungan guru adalah berhak mendapatkan perlindungan atas kesehatan dan keselamatan kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (14/8/2020).

(Baca: Sekolah di Zona Kuning Dibuka, Potensial Menjadi Klaster Baru Covid-19)

FSGI meminta meminta pemerintah pusat dan daerah (pemda) bertanggung jawab atas keputusan yang kemungkinan mengancam keselamatan guru. Apalagi Izin pembukaan sekolah di zona kuning ini diserahkan kepada pemda.

Masalahnya, lanjut Satriwan, komitmen pemda-pemda soal perlindungan atas kesehatan dan keselamatan guru berbeda-beda. “Buktinya, beberapa pemda sudah tak sabar membuka sekolah. Yang dampaknya sekolah menjadi klaster terbaru,” tuturnya.

FSGI menyatakan ragu akan komitmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebab, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah menghapus Subdit Kesejahteraan, Penghargaan, dan Perlindungan Guru di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan. “Ini bukti jika keseriusan Kemendikbud dalam melindungi guru (apalagi di masa pandemi) diragukan,” katanya.

(Baca: Klaster Baru Muncul, Satgas Covid-19 Akui Pembukaan Sekolah Tak Sempurna)

Berdasarkan data FSGI, sudah ada kasus-kasus warga sekolah terpapar Covid-19. Peristiwa itu terjadi di Balikpapan, Pontianak, dan Rembang. Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Gunem, Rembang, ada 11 guru yang positif Covid-19.

Satriwan menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka di zona kuning tidak akan optimal. Toh, banyak kegiatan siswa-siswi dilarang. Yang dilarang, seperti ekstrakurikuler dan olahraga.

Para siswa ingin sekolah, katanya, karena rindu dengan aktivitas kesiswaan yang sangat beragam. Tentu saja, mereka ingin berkumpul dengan teman-temannya.

“Interaksi antar siswa sangat dibatasi. Tak jauh beda dengan belajar dari rumah. Akan tetapi, potensi penyebaran Covid-19 di antara siswa, guru, dan warga sekolah lainnya tetap akan muncul,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Mendikdasmen Sesalkan...
Mendikdasmen Sesalkan Tindakan Kepala Daerah Mudah Copot Jabatan Kepala Sekolah
Kemenpar Apresiasi WisataSekolah...
Kemenpar Apresiasi WisataSekolah Gabung Komunitas Wisata Edukasi Global
Twister Angel Vokalis...
Twister Angel Vokalis Band Sukatani Dipecat sebagai Guru? FSGI: Save Novi Citra Indriyati
Hardikan dan Candaan:...
Hardikan dan Candaan: Ketika Komunikasi Menjadi Luka Psikologis
FSGI: Ucapan Presiden...
FSGI: Ucapan Presiden Jokowi Bukti Inkonsistensi dan Sarat Konflik Kepentingan
Meriahkan Milad Ke-13,...
Meriahkan Milad Ke-13, Edu Global School Gelar Rangkaian EGSVERSARY
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Baznas Bagikan 20.000...
Baznas Bagikan 20.000 Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban Banjir Sumatera
Rekomendasi
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved