Kronologi Eep Saefulloh Fatah Disangka Hilang Diculik, Ternyata Faktanya Begini

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:32 WIB
loading...
Kronologi Eep Saefulloh...
Pengamat politik Eep Saefulloh Fatah dikabarkan hilang diculik atau ditahan sejak Jumat (23/2/2024) sore. Ternyata rumor itu tidak benar alias hoaks. Foto: Dok iNews Media
A A A
JAKARTA - Pengamat politik Eep Saefulloh Fatah dikabarkan hilang diculik atau ditahan sejak Jumat (23/2/2024) sore. Ternyata rumor itu tidak benar alias hoaks.

Dia menceritakan kejadian sebenarnya. Pada Kamis (22/2/2024) malam, Eep menjadi tamu di acara King Maker-nya Ustaz Bachtiar Nasir di Tebet dan berbicara sangat keras.

“Wajar jika beberapa orang yang hadir di acara itu dan besoknya membaca rumor saya diculik, langsung was-was dan cemas,” ujar Eep.

Baca juga: Sebut Banyak Pelanggaran Selama Pemilu 2024, Eep Saefulloh Ajak Masyarakat Laporkan Bukti Kecurangan

Hingga Senin (26/2/2024), rumor itu tak meluas. Hanya beredar di kalangan-kalangan tertentu secara terbatas.

Namun, pada Selasa (27/2/2024) peredaran rumor menjadi sangat luas dan liar karena ditumpangi ajakan melakukan aksi turun ke jalan.

“Saya lumayan direpotkan karena harus merespons banyak teman (yang khawatir) sepanjang Selasa itu. Mohon bantuannya untuk mengabarkan bahwa itu kabar burung atau hoaks,” katanya.

Pada hari yang sama dia diskusi dengan sejumlah organisasi masyarakat sipil di Sentul. Tentu dia tak membuka HP. Sepanjang pagi hingga siang itu sudah banyak WA yang masuk. “Saya menyetir sendiri dari Sentul ke Jakarta dan tak bisa saya segera respons,” ujar Eep.

Dari Sentul, Eep ke studio KEEP TALKING langsung menerima 2 ustazah yang mengkonsultasikan rencana aksi mereka. Lalu, secara paralel menerima kunjungan seorang sahabat.

Kemudian, taping episode perdana KEEP IN TOUCH, berdebat dengan Rocky Gerung. Taping satu episode KEEP TALKING untuk memperjelas duduk soal Hak Angket dan pembentukan Pansus Pilpres 2024.

Tak ada jeda, lanjut menerima dua kawan yang mengajak diskusi soal ekosistem ekonomi pengelolaan haji. “Saya kemudian masih lanjut. Diskusi dengan beberapa anggota tim KEEP TALKING. Sepanjang saya berkegiatan itu dari pagi hingga malam sangat sedikit waktu yang saya pakai untuk membuka HP,” ucap Eep.

“Inilah yang membuat berita soal saya hilang makin liar. Saya tak bisa segera merespons WA dari sejumlah teman yang meminta konfirmasi berita burung itu. Sandrina (istri) pun diteleponin banyak orang hingga memutuskan membuat IG story,” tambahnya.

Teman-teman yang tak sempat merespons permintaan konfirmasi banyak sekali orang mulai dari teman SMA, guru masa SMA, teman kuliah, para aktivis, beberapa mantan menteri, dan purnawirawan jenderal, teman-teman anggota DPR, kiai, ustaz dan ustazah.

“Sengaja saya sebut identitas mereka untuk menunjukkan bahwa rumor itu sudah sebegitu luas,” kata Eep.

Tampaknya gelombang permintaan konfirmasi dari teman-teman yang khawatir berlanjut hari ini (Rabu, 28 Februari 2024). Sebab sejak sebelum Subuh tadi sudah banyak WA yang masuk.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Pembentukan DSI Dinilai...
Pembentukan DSI Dinilai Langkah Revolusioner Prabowo
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Rekomendasi
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Berita Terkini
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Infografis
Sekutu Trump Tegaskan...
Sekutu Trump Tegaskan Zelensky Harus Terima Krimea Hilang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved