Kampanye Resik, Upaya Cegah Kerusakan Ekosistem Laut dari Sampah Plastik

Senin, 26 Februari 2024 - 22:35 WIB
loading...
Kampanye Resik, Upaya...
Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Plastik (TKN PSL) meluncurkan kampanye Resik sebagai bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Plastik (TKN PSL) meluncurkan kampanye Redefining Solutions on Plastic Pollution Towards Integrated Policy and Knowledge (Resik) sebagai bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Sampah plastik kini menjadi ancaman terhadap terjadinya pencemaran di laut. Sekitar 8 juta ton sampah plastik mencemari laut setiap tahunnya.

Baca juga: Nelayan Yunani Berjuang Melawan Polusi Sampah Plastik

Pencemaran plastik menyebabkan kerusakan ekosistem dan berpengaruh buruk terhadap kesehatan manusia dan keanekaragaman hayati menjadikan pencemaran plastik sebagai isu global yang harus segera ditangani.

Kampanye ini didukung Kedutaan Besar Kanada di Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Indonesia bersama negara-negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini aktif berpartisipasi dalam International Negotiating Committee (INC) untuk menyelesaikan permasalahan pencemaran plastik termasuk di laut melalui pengembangan perjanjian yang mengikat secara hukum.

Ketua Delegasi RI di INC sekaligus Direktur Jenderal PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, pihaknya mengundang partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam sosialisasi ILBI on Plastic Pollution untuk saling bertukar pemahaman dan masukan.

“Kami berharap semua pemangku kepentingan dapat bekerja sama dalam menyelesaikan pencemaran plastik karena masalah ini harus ditangani semua pihak,” ujarnya, belum lama ini.

Duta Besar Kanada untuk Republik Indonesia HE Jess Dutton menyatakan komitmen Kanada untuk mengakhiri pencemaran plastik melalui upaya domestik dan bekerja sama dengan berbagai mitra internasional untuk mendukung pencapaian ambisi global.

“Kami memahami pentingnya memperkuat kerja sama global dalam menangani isu yang menjadi tantangan bersama. Sebagai tuan rumah INC 4 kami mendukung tercapainya konsensus internasional untuk menangani pencemaran plastik dengan lebih baik,” ungkapnya.

Kepala Unit Lingkungan Hidup United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia Aretha Aprilia menyatakan dedikasi UNDP dalam mendukung penyelesaian pencemaran plastik, khususnya di laut.

“Jumlah sampah di laut saat ini bisa mengisi satu juta lapangan sepak bola karena itu realisasi ILBI on Plastic Pollution adalah suatu titik penting untuk mengatasi pencemaran sampah plastik,” ujarnya.

Indonesia aktif terlibat dalam INC yang sudah diadakan tiga kali. INC-4 akan diadakan di Kanada pada April.

ILBI on Plastic Pollution ditargetkan selesai pada INC-5 di Korea Selatan yang akan diadakan di akhir tahun 2024. Dalam pelaksanaan kampanye Resik terdapat tiga program utama yaitu Seminar dan Lokakarya, Kompetisi, dan Buku Pegangan Strategi Komunikasi Kampanye Resik.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Prabowo Targetkan Masalah...
Prabowo Targetkan Masalah Sampah di Indonesia Tuntas 2–3 Tahun
Pemerintah Tegaskan...
Pemerintah Tegaskan Penghentian Open Dumping dan Percepatan Pemilahan Sampah
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Prabowo Panggil Mendiktisaintek...
Prabowo Panggil Mendiktisaintek Brian Yuliarto ke Istana Bahas Teknologi Pengelolaan Sampah
Bakamla Tegaskan Peran...
Bakamla Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada HUT ke-20
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Rekomendasi
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
No 1 dari Asia, Berikut...
No 1 dari Asia, Berikut Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved