Novel Baswedan Terharu Atas Sambutan Rekan Kerja di KPK

Jum'at, 27 Juli 2018 - 13:36 WIB
Novel Baswedan Terharu...
Novel Baswedan Terharu Atas Sambutan Rekan Kerja di KPK
A A A
JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terharu saat kembali menginjakan kakinya di Kantor KPK dan disambut hangat oleh ratusan pegawai. Sebelumnya Novel tidak aktif di KPK karena harus menjalanu perawatan maka akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal.

"Saya tadi mendengar penyampaian dari beberapa rekan saya dan saya sedikit terharu karena ternyata mereka sungguh-sunguh berani. Karena ternyata mereka serius dan berani berjuang. Itu suatu kebanggaan yang besar untuk saya," kata Novel sambil menahan isak tangisnya diatas podium di Kantor Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, (27/7/2018) pagi.

Pada saat Novel tiba, sejumlah pimpinan dan pegawai KPK sudah siap menyambut di pelataran Gedung Merah Putih, seperti Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, serta sejumlah pejabat struktural KPK juga terlihat hadir di sana. Tak ketinggalan dua orang mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjajanto ikut menyambut kedatangan penyidik senior KPK itu.

Novel pun mengungkapkan rasa terima kasihnya pada rekan serta pimpinan KPK yang telah menyambutnya. Selain itu, ia bersyukur telah kembali bekerja meskipun kondisi penglihatannya masih belum pulih.

"Alhamdulillah hari ini saya bisa melihat walaupun ada beberapa kendala penglihatan. Tapi saya bersyukur atas itu semua. Oleh karena rasa syukur saya hari ini saya datang ke kantor KPK, saya masuk kerja dan semaksimal mungkin saya akan mengerjakan apa yang bisa dikerjakan," ujarnya.

Ia menegaskan tidak sedih atas tragedi yang menimpanya. “Mental saya tidak jatuh. Seluruh yang jatuh pada diri saya syukuri. Dari utama saya sudah katakan saya ikhlas, saya tidak dendam. Dan saya tidak menyampaikan ini dari mulut saja, tapi dari hati," bebernya.

Novel berharap kembalinya ia bertugas dapat menularkan semangat kepada seluruh pegawai KPK dan lembaga-lembaga lainnya untuk tetap berani dalam memberantas korupsi. "Tentunya keberanian itu tetap harus dikobarkan ditegakkan dengan integritas. Siapa yang berjuang memberantas korupsi pasti dimusuhi, diteror atau difitnah. Maka keberanian tidak cukup, harus sabar dan bertawakal. Insya Allah apa yang kita laiukan akan mendapatkan hasil yang optimal dan mendapat pahal dari Allah SWT," jelasnya.
(poe)
Berita Terkait
Mantan Penyidik KPK,...
Mantan Penyidik KPK, Novel Baswedan Terima Tawaran Jadi ASN Polri
Penyiram Air Keras Novel...
Penyiram Air Keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Divonis 2 Tahun Penjara
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
ICW: Singkirkan Novel...
ICW: Singkirkan Novel Baswedan Cs, Menghambat Penanganan Kasus  
Novel Baswedan-Alexander...
Novel Baswedan-Alexander Marwata Silang Pendapat dalam Sidang Uji UU KPK
Profil Hakim Djuyamto...
Profil Hakim Djuyamto yang Vonis 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Novel Baswedan
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved