KPU Minta Jajaran Daerah Jaga Keaslian Suara Pemilih dari TPS hingga Nasional
Selasa, 20 Februari 2024 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah proses pemungutan suara, penghitungan suara. Maka kewajiban kita, tugas kita, adalah menjaga keaslian atau kemurnian suara pemilih mulai dari TPS sampai nanti rekapitulasi tingkat nasional dan penetapan hasil pemilu tingkat nasional," kata Hasyim.
Di sisi lain ia mengingatkan, KPU provinsi merupakan pemimpin kepemiluan di tingkat provinsi. Sehingga, harus mampu memimpin serta mengkoordinasikan KPU Kabupaten/Kota di Provinsi masing-masing.
Demikian juga, kata dia, KPU kabupaten/kota adalah pemimpin kepemiluan di tingkat kabupaten/kota masing-masing memimpin mengorganisir kegiatan kepemimpinan di tingkat kabupaten/kota.
Oleh karena itu, Hasyim menyampaikan kepada KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota yang bertugas menjadi pemimpin kepemiluan di daerahnya masing-masing, agar bisa bekerja efektif dengan keteladanan.
"Jadi, kalau kita bicara, tapi kemudian kita tidak melaksanakan, tapi minta orang lain untuk melaksanakan, tentu apa yang kita minta, apa yang kita perintahkan juga tidak akan didengarkan orang, tidak akan efektif. Maka, mulailah dari diri kita sendiri supaya kemudian kepemimpinan kita efektif," pungkasnya.
Di sisi lain ia mengingatkan, KPU provinsi merupakan pemimpin kepemiluan di tingkat provinsi. Sehingga, harus mampu memimpin serta mengkoordinasikan KPU Kabupaten/Kota di Provinsi masing-masing.
Demikian juga, kata dia, KPU kabupaten/kota adalah pemimpin kepemiluan di tingkat kabupaten/kota masing-masing memimpin mengorganisir kegiatan kepemimpinan di tingkat kabupaten/kota.
Oleh karena itu, Hasyim menyampaikan kepada KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota yang bertugas menjadi pemimpin kepemiluan di daerahnya masing-masing, agar bisa bekerja efektif dengan keteladanan.
"Jadi, kalau kita bicara, tapi kemudian kita tidak melaksanakan, tapi minta orang lain untuk melaksanakan, tentu apa yang kita minta, apa yang kita perintahkan juga tidak akan didengarkan orang, tidak akan efektif. Maka, mulailah dari diri kita sendiri supaya kemudian kepemimpinan kita efektif," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :