Golkar Setia Dukung Jokowi Meski Airlangga Tak Jadi Cawapres
Jum'at, 13 Juli 2018 - 13:52 WIB
Golkar Setia Dukung Jokowi Meski Airlangga Tak Jadi Cawapres
A
A
A
JAKARTA - Partai Golkar memastikan tidak akan meninggalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 jika nantinya Airlangga Hartarto tidak dipilih menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping petahana itu.
Ketua Koordinator bidang Kelembagaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, partai berlambang pohon beringin itu akan konsisten mendukung Jokowi kembali memimpin bangsa ini.
"Golkar tidak akan pindah-pindah. Saya bisa jamin karena secara organisatoris berdasarkan mekanisme yang ada sudah diputuskan," kata Idrus Marham di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).
Diakuinya, ada aspirasi di internal Golkar yang mengusulkan agar Airlangga Hartarto bisa mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres mendatang. "Tetapi ujung-ujungnya menyerahkan kepada Pak Jokowi," kata menteri sosial ini.
Dia berharap agar siapapun yang dipilih sebagai cawapres oleh Presiden Jokowi tidak mempengaruhi soliditas koalisi partai politik (Parpol) pendukung petahana. "Saya punya keyakinan, Golkar tidak akan terpengaruh," ujarnya.
Dia menilai, penetapan cawapres adalah hak sepenuhnya Presiden Jokowi. "Jangan mengkerucutkan, biar Pak Jokowi yang mengkerucutkan," katanya.
Diketahui, sejumlah parpol pendukung Jokowi menyodorkan ketua umum menjadi cawapres pendamping petahana itu. Misalnya, Golkar mengusulkan Airlangga Hartarto, PPP mengusulkan M Romahurmuziy dan PKB menyodorkan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Ketua Koordinator bidang Kelembagaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, partai berlambang pohon beringin itu akan konsisten mendukung Jokowi kembali memimpin bangsa ini.
"Golkar tidak akan pindah-pindah. Saya bisa jamin karena secara organisatoris berdasarkan mekanisme yang ada sudah diputuskan," kata Idrus Marham di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).
Diakuinya, ada aspirasi di internal Golkar yang mengusulkan agar Airlangga Hartarto bisa mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres mendatang. "Tetapi ujung-ujungnya menyerahkan kepada Pak Jokowi," kata menteri sosial ini.
Dia berharap agar siapapun yang dipilih sebagai cawapres oleh Presiden Jokowi tidak mempengaruhi soliditas koalisi partai politik (Parpol) pendukung petahana. "Saya punya keyakinan, Golkar tidak akan terpengaruh," ujarnya.
Dia menilai, penetapan cawapres adalah hak sepenuhnya Presiden Jokowi. "Jangan mengkerucutkan, biar Pak Jokowi yang mengkerucutkan," katanya.
Diketahui, sejumlah parpol pendukung Jokowi menyodorkan ketua umum menjadi cawapres pendamping petahana itu. Misalnya, Golkar mengusulkan Airlangga Hartarto, PPP mengusulkan M Romahurmuziy dan PKB menyodorkan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
(maf)