Kenapa Film Dirty Vote Dirilis di Masa Tenang Pemilu? Ini Kata Zainal Arifin Mochtar
Selasa, 13 Februari 2024 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan itu, Zainal pun sadar dengan konsekuensi bahwa film ini akan digugat oleh sejumlah pihak. “Tapi saya kira kalau kalau bicara soal kami dilaporkan gimana lagi, saya kira silakan, itu adalah bagian dari konsekuensi yang sudah kita hitung, itu sudah pikirkan,” ujarnya.
“Walaupun dilaporkan aja saya cuma berharap teman-teman sejawat saya di sini maupun sejawat dosen lainnya, kunjungi lah kalau ditahan nanti. Bahwa apakah itu bisa mengganggu kebebasan berekspresi? Saya kira klir ya, apa yang kami sampaikan sebenarnya adalah semacam mengompilasi,” tambahnya.
Zainal mengatakan dia menjuluki film Dirty Vote sebagai film kliping. “Saya menjulukinya film ini adalah film kliping sebenarnya. Saya terinspirasi sama sahabat saya, yang kesenangannya itu adalah mengkliping, koran digunting lalu kemudian dia bangun menjadi sebuah narasi lengkap,” katanya.
“Saya kira mirip yang kita lakukan cuma kita kan dari bukan sekadar koran tapi media online dan juga apa fakta-fakta yang tertera,” pungkasnya.
“Walaupun dilaporkan aja saya cuma berharap teman-teman sejawat saya di sini maupun sejawat dosen lainnya, kunjungi lah kalau ditahan nanti. Bahwa apakah itu bisa mengganggu kebebasan berekspresi? Saya kira klir ya, apa yang kami sampaikan sebenarnya adalah semacam mengompilasi,” tambahnya.
Zainal mengatakan dia menjuluki film Dirty Vote sebagai film kliping. “Saya menjulukinya film ini adalah film kliping sebenarnya. Saya terinspirasi sama sahabat saya, yang kesenangannya itu adalah mengkliping, koran digunting lalu kemudian dia bangun menjadi sebuah narasi lengkap,” katanya.
“Saya kira mirip yang kita lakukan cuma kita kan dari bukan sekadar koran tapi media online dan juga apa fakta-fakta yang tertera,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :