Kominfo Catat Ada 103.000 Konten Hoaks Pemilu 2024
Minggu, 11 Februari 2024 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
”Sebelum memilih kita tahu nih siapa yang harus dipilih. Kalau misalkan hak pilih kita harus dipastikan dulu nih, kita pilih di mana, kalau terdaftar apa yang harus dilakukan. Hal-hal seperti ini kami juga encourage pada pengguna kami,” papar Faris.
Sebagaimana pengalaman Komika, Dian Iyoy dalam menggunakan media sosial selama masa pemilu. Pada masa pemilu, apa pun konteks konten yang diunggah, hampir dipastikan akan ada unsur politik.
Sehingga, seringkali penempatan komentar tidak tepat dan menimbulkan konflik. Padahal perbedaan atau ketidaksepakatan pada sebuah pilihan adalah hal yang wajar sehingga pemilu dapat menjadi momen yang menyenangkan.
Baca juga: Pemilu 2024 Mayoritas Diikuti Anak Muda, Kominfo: Waspadai Konten Hoaks di Medsos
”Prinsip saling menghargai walau beda pilihan harus dijaga. Kalau kita menghargai perbedaan pilihan, pemilu akan berjalan damai. Kemudian, untuk menyikapi berita hoaks jangan telan mentah-mentah informasi atau berita yang kita dapat. Apalagi zaman sekarang kita sudah dipermudah dengan internet, jadi tidak ada alasan untuk tidak mencari kebenaran informasi,” ujar Dian.
Karena itu, dalam menanggapi suatu berita sebaiknya tidak mudah terpancing dan tetap menggunakan akal sehat.
Sebagaimana pengalaman Komika, Dian Iyoy dalam menggunakan media sosial selama masa pemilu. Pada masa pemilu, apa pun konteks konten yang diunggah, hampir dipastikan akan ada unsur politik.
Sehingga, seringkali penempatan komentar tidak tepat dan menimbulkan konflik. Padahal perbedaan atau ketidaksepakatan pada sebuah pilihan adalah hal yang wajar sehingga pemilu dapat menjadi momen yang menyenangkan.
Baca juga: Pemilu 2024 Mayoritas Diikuti Anak Muda, Kominfo: Waspadai Konten Hoaks di Medsos
”Prinsip saling menghargai walau beda pilihan harus dijaga. Kalau kita menghargai perbedaan pilihan, pemilu akan berjalan damai. Kemudian, untuk menyikapi berita hoaks jangan telan mentah-mentah informasi atau berita yang kita dapat. Apalagi zaman sekarang kita sudah dipermudah dengan internet, jadi tidak ada alasan untuk tidak mencari kebenaran informasi,” ujar Dian.
Karena itu, dalam menanggapi suatu berita sebaiknya tidak mudah terpancing dan tetap menggunakan akal sehat.
(kri)
Lihat Juga :