Kominfo Catat Ada 103.000 Konten Hoaks Pemilu 2024

Minggu, 11 Februari 2024 - 11:55 WIB
loading...
Kominfo Catat Ada 103.000...
Obral Obrol Literasi Digital dengan topik Obrolan Netizen Tentang Pemilu di Media Sosial yang diselenggarakan Kemenkominfo pada akhir pekan ini. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat hingga Januari 2024 tercatat 103.000 konten hoaks tentang pemilu. Pemahaman mengenai literasi digital dinilai penting untuk meminimalisasi dampak hoaks.

Hal itu terungkap dalam acara Obral Obrol Literasi Digital dengan topik "Obrolan Netizen Tentang Pemilu di Media Sosial" yang diselenggarakan Kemenkominfo pada akhir pekan ini.

Baca juga: Soal Hoaks Pemilu 2024, DPR: Media Berperan Jaga Integritas Informasi

Maraknya berita hoaks saat ini karena Indonesia sedang berada di tengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan. Dengan demikian, isu pemilu sedang merajai topik pembicaraan di media sosial sebagai platform interaktif warganet baik untuk mendapatkan informasi maupun mendiskusikan topik pergulatan politik tahun ini.

Isu politik yang terus berkembang menjadi tantangan tersendiri. Media sosial (medsos) menjadi kanal utama dalam menyampaikan aspirasi. Sikap bijak masyarakat diharapkan dapat meminimalisasi polemik yang mungkin terjadi.

Kominfo mencatat terjadi peningkatan secara signifikan terkait isu hoaks menjelang pemilu hingga awal Januari 2024, yaitu sebanyak 103.000 konten hoaks, dengan mayoritas tersebar di platform milik Meta.

Fenomena percakapan terkait Pemilu 2024 dengan pemilu sebelumnya yaitu pada 2019. Pada 2024, merupakan tahun yang seru dan meriah, karena perhelatan demokrasi tidak hanya penting di Indonesia tapi di seluruh dunia, karena ada 50 negara yang akan menyelenggarakan pemilu. Artinya, 50% penduduk bumi sedang menikmati perhelatan demokrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Komdigi Tegaskan Video...
Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian
Jaga Persatuan Bangsa,...
Jaga Persatuan Bangsa, BEM Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi Hukum dan Politik
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved