Dewan Pers Tegaskan Pers adalah Mitra Kritis Pemerintahan Siapa Pun Pemimpinnya
Minggu, 11 Februari 2024 - 00:07 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri ini menegaskan, pers selalu memiliki tugas untuk mengkritisi pemerintah apabila terjadi dugaan penyimpangan. Ini juga sebagai pengingat pemerintah untuk selalu berpegang teguh pada undang-undang yang berlaki di Republik Indonesia.
"Pers itu tugasnya adalah menjadi watchdog, salah satu tugas pers adalah menjadi kontrol sosial. Karena itu apabila ada yang tidak dipenuhi maka kami akan teriak. Pers itu akan selalu menjadi mitra kritis pemerintah siapa pun yang berkuasa," katanya.
Baca juga: Dukung Kemerdekaan Pers, Ganjar: Saya Tidak Baperan dengan Tulisan Media
Penandatanganan deklarasi kemerdekaan pers dihadiri langsung capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto diwakili oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Rosan Perkasa Roeslani.
Sementara capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo hadir secara virtual melalui sambungan zoom. Penandatanganan deklarasi diwakili oleh Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid.
"Pers itu tugasnya adalah menjadi watchdog, salah satu tugas pers adalah menjadi kontrol sosial. Karena itu apabila ada yang tidak dipenuhi maka kami akan teriak. Pers itu akan selalu menjadi mitra kritis pemerintah siapa pun yang berkuasa," katanya.
Baca juga: Dukung Kemerdekaan Pers, Ganjar: Saya Tidak Baperan dengan Tulisan Media
Penandatanganan deklarasi kemerdekaan pers dihadiri langsung capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto diwakili oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Rosan Perkasa Roeslani.
Sementara capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo hadir secara virtual melalui sambungan zoom. Penandatanganan deklarasi diwakili oleh Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid.
(abd)
Lihat Juga :