Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Capres-Cawapres Diharapkan Jaga Komunikasi Politik

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:39 WIB
loading...
Jelang Pencoblosan Pemilu...
Kandidat capres-cawapres 2024 diminta menjaga komunikasi politik untuk menjaga stabilitas negara. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Tidak lama lagi Rakyat Indonesia bakal menentukan pemimpinnya untuk lima tahun ke depan melalui Pemilu 2024 yang akan dilakukan pada 14 Februarai 2024. Pesta demokrasi yang hanya tinggal menghitung hari ini kiranya disambut dengan rasa senang dan gembira.

Direktur Komunikasi Politik Lembaga 2indos, Syurya M Nur mengatakan, kata pesta tentunya dengan rasa senang, riang gembira tanpa hasut menghasut, dan adanya harapan yang lebih baik pada akan datang.

"Kontestasi politik sudah berjalan dengan baik, pesan-pesan politik juga sudah dilakukan oleh semua kandidat baik capres-wapres maupun caleg dengan berbagai macam strategi komunikasi politiknya," kata Syurya, Sabtu (10/2/2024).

Baca juga: KPU: Penetapan Perhitungan Suara Pemilu 2024 Paling Lambat 20 Maret 2024

Syurya mengatakan, harapan kesejahteraan masyarakat Indonesia ada di tangan pemimpin bangsa. "Harapan masyarakat ada di pundak mereka dengan janji-janji yang diberikan, jangan sampai janji hanya tinggal janji ketika sudah menduduki jabatan yang dikehendaki," katanya.

Menurut Syurya, pesan politik yang disampaikan tentunya adalah sesuatu harapan masyarakat yang tertuang dalam visi misi ke depan. Dia mengatakan, siapa pun yang terpilih nantinya, dialah putra terbaik bangsa yang harapan masyarakat harus diperjuangkan.

Baca juga: Wapres Harap Partisipasi Pemilih di Pemilu 2024 Meningkat

"Dalam kontestasi politik, saya rasa kecurangan itu pasti ada. Akan tetapi bagaimana kecurangan itu hilang dan minimal dikurangi, tentunya peran kita semua sebagai rakyat dalam mengawasi kontestasi ini untuk mencapai demokrasi yang bermartabat," tutur Dosen Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul ini.

Dia berharap, bagi yang terpilih pada pesta demokrasi nanti harus tetap mengedepankan komunikasi dengan baik. Hal itu untuk menjaga stabilitas negara.

"Setelah terpilih komunikasi politik harus terus dilakukan untuk menjaga stabilitasan negara. Oposisi maupun koalisi itu hal yang lumrah dalam politik, asal jangan memprovokasi rakyat untuk membenci pemimpin yang telah dipilih," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Jelang Lebaran 2024,...
Jelang Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Terapkan Tarif Dinamis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved