Forum Alumni Perguruan Tinggi Deklarasi Pemilu Jurdil dan Bermartabat

Kamis, 08 Februari 2024 - 11:21 WIB
loading...
Forum Alumni Perguruan...
Forum Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia (FAPTI) menggelar deklarasi agar Pemilu 2024 diselenggarakan dengan jujur dan adil (jurdil), juga bermartabat. Foto/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Forum Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia (FAPTI) menggelar deklarasi agar Pemilu 2024 diselenggarakan dengan jujur dan adil (jurdil), juga bermartabat. Deklarasi ini dilaksanakan di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024).

Ketua Forum Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia dari Universitas Indonesia (UI) Andre Rahadian mengatakan deklarasi ini bertujuan agar pemilu dan Pilpres 2024 berjalan dengan demokratis. Ditambah dengan adanya gelombang kritik dari sivitas akademika, guru besar bahkan juga budayawan dalam beberapa waktu terakhir terhadap kondisi demokrasi Indonesia.

“Terkait dengan pemilu ini, suara-suara dari kampus, suara-suara dari budayawan, suara-suara dari teman-teman pegiat civil society bahwa kita perlu menyampaikan satu sikap untuk mendukung demokrasi pada pemilu di Indonesia dengan jujur, adil, dan juga bermartabat,” ungkap Andre dalam sambutannya.

Deklarasi ini dihadiri sejumlah alumni dari berbagai Universitas di Indonesia di antaranya alumni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu, alumni Universitas Indonesia (UI), alumni Universitas Sebelas Maret (UNS), alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), dan sejumlah alumni dari universitas lain di Indonesia.

“Pemilu dan Pemilihan Presiden 2024 sangat mengganggu suasana kebatinan kami. Alumni dan civitas akademika yang tergabung dalam Forum Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia akhir-akhir ini kami mendengar, melihat, dan mencermati kegelisahan dan pandangan yang disuarakan budayawan, perwakilan organisasi masyarakat, sipil, mahasiswa, Guru Besar, hingga pemuka agama,” kata Ketua Forum Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Sutopo Kristanto yang menyampaikan salah satu isi deklarasi.

Bahkan, kata Sutopo, saat ini gelombang kritik dari lebih 60 kampus di Indonesia telah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menyalahkan wewenangnya dalam pemilu dan pilpres. “Hingga kini sudah lebih 60 kampus di Indonesia yang melakukan deklarasi, mendesak agar Presiden Joko Widodo tidak menyalahgunakan wewenangnya dalam pemilu dan Pemilihan Presiden 2024 ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sutopo menegaskan Forum Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia memiliki tanggung jawab intelektual melihat kondisi demokrasi Indonesia jelang pemilu saat ini. “Sebagai bagian dari masyarakat, Alumni Perguruan Tinggi memiliki tanggung jawab intelektual untuk terus menyuarakan dan menyampaikan kebenaran dan prihatin atas kondisi nilai, tantangan hukum dan demokrasi di Indonesia saat ini,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi dengan 138 Kampus...
Sinergi dengan 138 Kampus dalam Pendidikan Advokat, Peradi Profesional Raih Rekor MURI
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Kurikulum S3 Manajemen...
Kurikulum S3 Manajemen Pendidikan Islam: Membangun Organisme Ilmu yang Hidup
Transformasi Akademi...
Transformasi Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Menuju Sekolah Tinggi Kesehatan
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved