Para Guru Besar Minta Jokowi Netral, Yenny Wahid: Mereka Pengukur Baik Buruknya Demokrasi
Selasa, 06 Februari 2024 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Yenny juga mengaku sedih dengan adanya aparat baik TNI dan Polri yang melakukan intimidasi terhadap rakyat terkait pemilu. Yenny menyebut para aparat tersebut terpaksa melakukan ini karena mereka juga diintimidasi dan dipaksa untuk melakukan hal itu.
"Jadi permintaan kita jelas, tolonglah para aparat keamanan TNI dan Polri jangan dihadapkan-hadapkan dengan rakyat, berikan mereka kekuasaan untuk menjaga netralitas. Karena mereka adalah abdi negara, bukan abdi keluarga," katanya.
Oleh karena itu, aparat TNI-Polri tidak boleh lagi dijadikan momok yang menakutkan di tengah masyarakat dan mengintimidasi rakyatnya sendiri.
Baca juga: Sivitas Akademika Kritik Jokowi, Ikrar Nusa Bhakti: Aksi Seperti 98 Bukan Mustahil Terjadi
"Padahal mereka sendiri tugas yang paling utama adalah untuk menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Jangan paksa mereka untuk berhadapan dengan rakyat. Biarkan mereka bekerja dengan profesional, baik aparat desa, aparat keamanan, TNI, Polri, ASN semuanya itu tetap mengabdi pada negara. Jangan paksa mereka untuk berhadap- hadapan dengan rakyat," pungkasnya.
"Jadi permintaan kita jelas, tolonglah para aparat keamanan TNI dan Polri jangan dihadapkan-hadapkan dengan rakyat, berikan mereka kekuasaan untuk menjaga netralitas. Karena mereka adalah abdi negara, bukan abdi keluarga," katanya.
Oleh karena itu, aparat TNI-Polri tidak boleh lagi dijadikan momok yang menakutkan di tengah masyarakat dan mengintimidasi rakyatnya sendiri.
Baca juga: Sivitas Akademika Kritik Jokowi, Ikrar Nusa Bhakti: Aksi Seperti 98 Bukan Mustahil Terjadi
"Padahal mereka sendiri tugas yang paling utama adalah untuk menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Jangan paksa mereka untuk berhadapan dengan rakyat. Biarkan mereka bekerja dengan profesional, baik aparat desa, aparat keamanan, TNI, Polri, ASN semuanya itu tetap mengabdi pada negara. Jangan paksa mereka untuk berhadap- hadapan dengan rakyat," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :