Ganjar Ungkap Mengapa Debat Terakhir Pilpres 2024 Tidak Saling Serang

Minggu, 04 Februari 2024 - 23:52 WIB
loading...
Ganjar Ungkap Mengapa...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkap tema debat menjadi alasan para kandidat tidak saling serang. Foto/MPI/aldhi chandra
A A A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkap mengapa dalam debat terakhir Pilpres 2024 tidak ada paslon yang saling serang. Menurut Ganjar, tema yang diangkat menjadi alasan hal tersebut tidak terjadi.

"Materinya karena materinya seperti ini, ya terjadi seperti ini," kata Ganjar usai debat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024).

Ganjar juga mengaku tidak ada perjanjian antara para capres untuk tidak saling menyerang dalam debat tersebut. Sebab menurut Ganjar, ketiga peserta pilpres tulus untuk tidak melakukan tindakan saling serang menyerang. "Oh enggak dong kita tuh tulus," sambungnya.

Baca juga: Ganjar Singgung Pesan Jokowi soal Jangan Pilih Pemimpin Diktator dan Pelanggar HAM

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini juga menjelaskan ketika gagasan soal bantuan sosial (bansos) yang sejalan dengan capres nomor urut satu Anies Baswedan, karena memang sudah jelas program tersebut berasal dari uang pajak rakyat bukan dari perorangan atau kelompok.

"Oh ini tidak sekadar mencari unsuited Voters untuk memilih tapi ingin menjelaskan kepada publik karena isu bansos hari ini menjadi sangat di politisasi, klaimnya terjadi di mana-mana seolah-olah itu dari mereka, enggak dong,” katanya.

Baca juga: Serap Aspirasi Buruh, Ganjar Siap Review UU Ciptaker
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ungkap Alasan Tidak...
Ungkap Alasan Tidak Teliti Ijazah Presiden Selain Jokowi, Abdul Gafur: Punya Indikasi Palsu Gak?
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
DPRD Kabupaten Waropen...
DPRD Kabupaten Waropen Diminta Hentikan Proses PAW Nixon Yenusi
Pendidikan Ketua KPU...
Pendidikan Ketua KPU M Afifuddin yang Disanksi DKPP Sewa Jet Pribadi Rp90 Miliar
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved