Tak Menyangka Rumahnya Jadi Tempat Menginap Ganjar, Mbah Sudarsih: Seperti Mimpi
Senin, 29 Januari 2024 - 11:25 WIB
loading...
Capres Ganjar Pranowo mengunjungi rumah Mbah Sudarsih, warga puncak Bukit Menoreh, di Dusun Jobolawang, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. Foto/MPI/giffar rivana
A
A
A
JAKARTA - Mbah Sudarsih, warga puncak Bukit Menoreh, tepatnya Dusun Jobolawang, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo terkejut rumahnya tiba-tiba ramai dikunjungi ratusan penduduk setempat.
Tak biasanya rumah nenek berusia 84 tahun itu ramai. Biasanya, rumah itu sepi karena hanya ditinggali Mbah Sudarsih dan anaknya. "Ini mau nyambut Pak Ganjar, katanya Pak Ganjar mau datang menginap di sini," ucap salah satu warga.
Warga banyak bertanya dan tak percaya apakah benar capres nomor urut 3 itu mau datang ke desa mereka bahkan menginap di salah satu rumah warga. Namun rasa penasaran itu terbayar tuntas, ketika Ganjar datang membawa rombongan.
Baca juga: Bahagianya Warga Kulonprogo Bisa Sampaikan Aspirasi Langsung ke Ganjar Pranowo
"Pak Ganjar beneran datang lur. Wah bejo tenan awake dhewe ketekan penggedhe (beruntung sekali kita kedatangan pejabat)," teriak warga sambil berebut menyalami Ganjar dan meminta foto bersama, Senin (29/1/2024).
Ganjar langsung diajak Mbah Darsih masuk ke rumahnya. Melihat ada ibu-ibu ramai di dapur, Ganjar pun penasaran dan menengok mereka yang sedang memasak aneka macam makanan.
Baca juga: Alam Ganjar: Pemuda Kulonprogo Miliki Potensi Besar, Butuh Fasilitas Penunjang Inovasi
"Monggo Pak mlebet, tumut gegeni mriki kersane anget (silakan masuk Pak, duduk di dekat tungku biar hangat)" ucap Mbah Sudarsih.
Ganjar pun ikut Mbah Sudarsih ke dapur dan duduk di dekat tungku api. Segelas teh hangat disajikan padanya untuk menghangatkan badan. Dinginnya puncak Menoreh langsung hilang berganti dengan hangatnya api dari tungku Mbah Sudarsih.
"Wah saya jadi ingat waktu kecil. Dulu sering nemenin ibu masak. Saya kan di lereng Gunung Lawu, jadi dingin dan sering gegeni seperti ini sambil bakar ketela rambat," kenang Ganjar.
Usai menghangatkan badan, Ganjar kemudian keluar menemui warga. Ia disambut dengan suka cita. Warga saling bergantian ngudhoroso atau curhat ke calon presiden itu.
Berbagai persoalan disampaikan, mulai lapangan pekerjaan, akses pendidikan khusus untuk anak disabilitas hingga akses permodalan. Suasana semakin hangat dengan penampilan anak-anak Bukit Menoreh yang menyajikan Tarian Angguk.
"Wah senang banget didatangi Pak Ganjar, rasanya seperti mimpi. Pak Ganjar orangnya sederhana, ramah dan supel," ucap Mbah Sudarsih.
Mbah Sudarsih berharap Ganjar bisa sukses menjadi pemimpin Indonesia. Dia yakin, Ganjar bisa memajukan negara ini. "Mugo kasembadan cita-citanipun (semoga tercapai cita-citanya), bisa momong rakyat Indonesia," katanya.
Tak biasanya rumah nenek berusia 84 tahun itu ramai. Biasanya, rumah itu sepi karena hanya ditinggali Mbah Sudarsih dan anaknya. "Ini mau nyambut Pak Ganjar, katanya Pak Ganjar mau datang menginap di sini," ucap salah satu warga.
Warga banyak bertanya dan tak percaya apakah benar capres nomor urut 3 itu mau datang ke desa mereka bahkan menginap di salah satu rumah warga. Namun rasa penasaran itu terbayar tuntas, ketika Ganjar datang membawa rombongan.
Baca juga: Bahagianya Warga Kulonprogo Bisa Sampaikan Aspirasi Langsung ke Ganjar Pranowo
"Pak Ganjar beneran datang lur. Wah bejo tenan awake dhewe ketekan penggedhe (beruntung sekali kita kedatangan pejabat)," teriak warga sambil berebut menyalami Ganjar dan meminta foto bersama, Senin (29/1/2024).
Ganjar langsung diajak Mbah Darsih masuk ke rumahnya. Melihat ada ibu-ibu ramai di dapur, Ganjar pun penasaran dan menengok mereka yang sedang memasak aneka macam makanan.
Baca juga: Alam Ganjar: Pemuda Kulonprogo Miliki Potensi Besar, Butuh Fasilitas Penunjang Inovasi
"Monggo Pak mlebet, tumut gegeni mriki kersane anget (silakan masuk Pak, duduk di dekat tungku biar hangat)" ucap Mbah Sudarsih.
Ganjar pun ikut Mbah Sudarsih ke dapur dan duduk di dekat tungku api. Segelas teh hangat disajikan padanya untuk menghangatkan badan. Dinginnya puncak Menoreh langsung hilang berganti dengan hangatnya api dari tungku Mbah Sudarsih.
"Wah saya jadi ingat waktu kecil. Dulu sering nemenin ibu masak. Saya kan di lereng Gunung Lawu, jadi dingin dan sering gegeni seperti ini sambil bakar ketela rambat," kenang Ganjar.
Usai menghangatkan badan, Ganjar kemudian keluar menemui warga. Ia disambut dengan suka cita. Warga saling bergantian ngudhoroso atau curhat ke calon presiden itu.
Berbagai persoalan disampaikan, mulai lapangan pekerjaan, akses pendidikan khusus untuk anak disabilitas hingga akses permodalan. Suasana semakin hangat dengan penampilan anak-anak Bukit Menoreh yang menyajikan Tarian Angguk.
"Wah senang banget didatangi Pak Ganjar, rasanya seperti mimpi. Pak Ganjar orangnya sederhana, ramah dan supel," ucap Mbah Sudarsih.
Mbah Sudarsih berharap Ganjar bisa sukses menjadi pemimpin Indonesia. Dia yakin, Ganjar bisa memajukan negara ini. "Mugo kasembadan cita-citanipun (semoga tercapai cita-citanya), bisa momong rakyat Indonesia," katanya.
(cip)
Lihat Juga :