Temui Emil Salim, Ganjar: Beliau Titip Indonesia Timur
Sabtu, 27 Januari 2024 - 22:31 WIB
loading...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo bersilaturahmi ke kediaman mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1/2024) malam. FOTO/MPI/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo bersilaturahmi ke kediaman mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1/2024) malam. Menurut Ganjar, Emil menitipkan Indonesia bagian Timur agar selalu diperhatikan jika dia terpilih sebagai presiden di Pilpres 2024.
"Beliau berulang-ulang menyampaikan kepada saya perhatikan Indonesia timur, perhatikan Indonesia timur. Itu beliau sampaikan berulang-ulang," kata Ganjar usai pertemuan.
Mantan Gubenur Jawa Tengah dua periode itu mengaku ada dua topik yang dibahas dalam pertemuan tertutup tersebut. Pertama, kata Ganjar, soal isu perubahan iklim.
"Beliau sampaikan bagaimana global climate change itu mesti mendapatkan perhatian dari seluruh kandidat, dan beliau sampaikan dengan sangat sistematis, bagus sekali," kata Ganjar.
Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia DEmas 2045 perlu persiapan yang cukup matang, salah satu soal isu perubahan iklim. Sebab jika hal tersebut tidak diperhatikan, Indonesia Emas 2045 sekadar mimpi.
"Bahwa kita tidak hanya menyelesaikan problem itu tapi lihatlah potensi di Indonesia, ada bonus demografi, ada transisi energi, ada problem pangan," katanya.
"Beliau berulang-ulang menyampaikan kepada saya perhatikan Indonesia timur, perhatikan Indonesia timur. Itu beliau sampaikan berulang-ulang," kata Ganjar usai pertemuan.
Mantan Gubenur Jawa Tengah dua periode itu mengaku ada dua topik yang dibahas dalam pertemuan tertutup tersebut. Pertama, kata Ganjar, soal isu perubahan iklim.
"Beliau sampaikan bagaimana global climate change itu mesti mendapatkan perhatian dari seluruh kandidat, dan beliau sampaikan dengan sangat sistematis, bagus sekali," kata Ganjar.
Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia DEmas 2045 perlu persiapan yang cukup matang, salah satu soal isu perubahan iklim. Sebab jika hal tersebut tidak diperhatikan, Indonesia Emas 2045 sekadar mimpi.
"Bahwa kita tidak hanya menyelesaikan problem itu tapi lihatlah potensi di Indonesia, ada bonus demografi, ada transisi energi, ada problem pangan," katanya.
Lihat Juga :