Orasi Kebangsaan di Sidoarjo, Ganjar: Kades hingga Kepala Daerah Dapat Telepon Intimidasi

Minggu, 21 Januari 2024 - 18:58 WIB
loading...
Orasi Kebangsaan di...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengaku mendapat laporan adanya beberapa kepala desa hingga kepala daerah mendapatkan intimidasi. Foto/MPI
A A A
JAWA TIMUR - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengaku mendapat laporan adanya beberapa kepala desa hingga kepala daerah mendapatkan intimidasi. Adapun intimidasi itu untuk tidak memilih dirinya bersama Mahfud MD.

“Kami sudah mendapatkan informasi kades mulai diteleponi, betul? Apakah saudara-saudara takut? Kami juga sudah mendapatkan laporan, para kepala daerah kita juga sudah diteleponi. Bahasanya jangan kenceng-kenceng gitu. Lawan! Lawan! Lawan!,” kata Ganjar dalam orasi kebangsaannya di Hajatan Rakyat di GOR Delta Sidoarjo, Minggu (21/1/2024).

Ganjar mengingatkan agar pemilu kali ini harus digelar sesuai prinsip Luber Jurdil atau langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adik. “Maka kita harus bikin harus se jurdil mungkin, seluber mungkin. Maka kita mengingatkan, saya haqqul yaqin TNI, Polri, Kejaksaan, Pemda, para Pj, kepala daerah, saya yakin mereka bisa netral karena risikonya terlalu berat,” ujarnya.

Baca juga: Internet Gratis Kembangkan Ekonomi Kreatif, Ganjar: Setidaknya Makan Siang Bayar Sendiri

Ganjar juga mengimbau agar seluruh pihak yang mendapatkan intimidasi untuk bisa melapor. Hal itu bertujuan untuk menjaga demokrasi. “Maka kita mesti waras untuk menjaga demokrasi berjalan dengan baik. Maka kalau tadi Mbak Yenny (Yenny Wahid) nyanyi itu semangat sejak 1998 yang kita kobarkan agar kita bisa menjaga demokrasi dengan baik,” katanya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Irvian Bobby Sultan...
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Dapat Intimidasi Sejak di Rutan
Menanti Sanksi untuk...
Menanti Sanksi untuk Aiptu Ikhwan Polisi Penuding Penjual Es Pakai Spons
Apakah BRICS Bakal Berkembang...
Apakah BRICS Bakal Berkembang Pesat di Tengah Intimidasi AS?
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved