Etika Komunikasi Penting agar Indonesia Terhindar dari Perpecahan Jelang Pemilu 2024

Minggu, 21 Januari 2024 - 16:59 WIB
loading...
Etika Komunikasi Penting...
Pakar Komunikasi dan Politik Universitas Indonesia (UI) Prof Effendi Gazali. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Etika seringkali dianggap sebagai moral compass penopang peradaban manusia, karena sangat menentukan unsur kepantasan di setiap kejadian. Pada konteks kehidupan bernegara, penting mengupayakan hadirnya etika dalam keseharian masing-masing individu.

Pakar Komunikasi dan Politik Universitas Indonesia (UI) Prof Effendi Gazali mengatakan, penentuan niat dalam berkomunikasi penting agar Indonesia memiliki ketahanan lebih dari upaya segregasi dan penunggangan kepentingan tertentu, khususnya menjelang kontestasi Pemilu 2024 .

"Seringkali ada pihak yang memang punya niat untuk memecah-belah kelompok masyarakat agar elektabilitas dirinya, kelompoknya, partainya, atau capresnya bisa naik mengalahkan lawan-lawannya," ujar Effendi dalam keterangannya dikutip, Minggu (21/1/2024).

Effendi Gazali berharap agar semua pihak yang ikut andil dalam pendewasaan demokrasi di Indonesia. Tidak asal bicara, yang disadari atau tidak, berpotensi membuat jurang pemisah antar masyarakat. Dibutuhkan kecerdasan berkomunikasi untuk menyadari bahwa seluruh kebebasan ada batasnya, termasuk dalam berbicara.

Batas tak terlihat ini, kata dia, jika dilanggar justru akan mencederai kebebasan orang lain, atau mungkin menghancurkan kesatuan dan kekompakan dari kelompok masyarakat lainnya. Hal itu bisa terjadi hanya karena pernyataan tidak beretika yang diucapkan oleh seorang komunikator.

"Maka dari itu, terutama bagi para figur atau tokoh masyarakat yang biasanya mendapatkan porsi lebih untuk tampil di khalayak ramai, sudah sepatutnya menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hormati Pertemuan HKBP...
Hormati Pertemuan HKBP dan PGI dengan JK, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
Effendi Gazali dkk Merapat...
Effendi Gazali dkk Merapat ke Rumah JK, Bahas Jurang Komunikasi
Pengamat Ingatkan Kepemimpinan...
Pengamat Ingatkan Kepemimpinan Peradi Bukan Sekadar Jabatan, tapi Ujian Etika
Politik Afeksi dan Krisis...
Politik Afeksi dan Krisis Rasionalitas Publik
Effendi Gazali: Ijazah...
Effendi Gazali: Ijazah Tanpa Tanda Tangan Dosen Pembimbing di Lembar Pengesahan Itu Aneh
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Etika dan Adab Bertamu...
Etika dan Adab Bertamu dalam Islam, Simak di Sini!
7 Etika Bekerja dalam...
7 Etika Bekerja dalam Islam, Simak di Sini!
Etika Menasihati Pemimpin,...
Etika Menasihati Pemimpin, Begini Pandangan Ulama
Rekomendasi
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Berita Terkini
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved