Ganjar: Keteladanan Pemimpin Cara Paling Gampang Cegah dan Berantas Korupsi
Kamis, 18 Januari 2024 - 06:54 WIB
loading...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai teladan pemimpin tertinggi menjadi cara paling gampang untuk mencegah, maupun memberantas korupsi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai teladan pemimpin tertinggi menjadi cara paling gampang untuk mencegah, maupun memberantas korupsi.
Hal itu diungkap Ganjar setelah menghadiri program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres, yang diselenggarakan oleh KPK, Rabu (17/1/2024).
"Dalam budaya kita yang paternalis, maka dalam birokratik reform termasuk dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi ternyata paling gampang adalah teladan dari pemimpin tertinggi," katanya.
Baca juga: Bicara Rencana Pencegahan Korupsi, Ganjar Dorong Digitalisasi Sistem Keuangan
Ganjar menjelaskan, dirinya bersama Mahfud MD sangat berpengalaman dalam hal tersebut. Terutama saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dan pasangannya sebagai Menko Polhukam.
Baca juga: Ganjar: Teladan Pemimpin Jadi Kunci Pencegahan Korupsi
Contohnya, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, tidak ada proses jual-beli jabatan. Bahkan, ia tidak segan-segan memecat oknum yang melakukan hal tersebut. "Praktik itu, kami berdua pernah punya pengalaman. Yang pertama, kalau saya, waktu menjadi gubernur, kasih saja, ga ada setoran. Jual beli jabatan, ga ada. Kalau mau naik jabatan, tes. Kita ngawasin sendiri," katanya.
Hal itu diungkap Ganjar setelah menghadiri program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres, yang diselenggarakan oleh KPK, Rabu (17/1/2024).
"Dalam budaya kita yang paternalis, maka dalam birokratik reform termasuk dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi ternyata paling gampang adalah teladan dari pemimpin tertinggi," katanya.
Baca juga: Bicara Rencana Pencegahan Korupsi, Ganjar Dorong Digitalisasi Sistem Keuangan
Ganjar menjelaskan, dirinya bersama Mahfud MD sangat berpengalaman dalam hal tersebut. Terutama saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dan pasangannya sebagai Menko Polhukam.
Baca juga: Ganjar: Teladan Pemimpin Jadi Kunci Pencegahan Korupsi
Contohnya, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, tidak ada proses jual-beli jabatan. Bahkan, ia tidak segan-segan memecat oknum yang melakukan hal tersebut. "Praktik itu, kami berdua pernah punya pengalaman. Yang pertama, kalau saya, waktu menjadi gubernur, kasih saja, ga ada setoran. Jual beli jabatan, ga ada. Kalau mau naik jabatan, tes. Kita ngawasin sendiri," katanya.
Lihat Juga :