Ray Rangkuti Bongkar Macetnya Elektabilitas Prabowo-Gibran Dibandingkan Ganjar-Mahfud
Rabu, 17 Januari 2024 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
Turunnya elektabilitas Prabowo-Gibran terjadi lantaran gaya kampanye pasangan bernomor urut 2 itu yang monoton. Sedangkan, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar aktif terjun ke lapangan.
Ray menilai kedekatan dengan masyarakat saat ini sulit dibangun pasangan nomor urut 2. Selain itu, turunnya elektabilitas Prabowo-Gibran hingga membuat Jokowi turun tangan lantaran komparasi yang dilakukan Capres Ganjar Pranowo tentang siapa sosok yang lebih layak menggantikan Jokowi sebagai Presiden mendatang.
"Nah, faktor ketiga adalah adanya komparasi yang dilakukan Ganjar. Jadi Ganjar sekarang ini misalnya mengkomparasikan pada publik, dia lebih layak atau Prabowo yang lebih layak, lebih siap, kompatibel, lebih pas menggantikan Jokowi untuk mengerjakan apa yang menjadi kebijakan-kebijakan, kira-kira begitu," ungkapnya.
"Keempat, karena isu dinasti politik mulai diterima publik. Empat faktor ini yang menbuat elektabilitas paslon 2 kelihatan agak macet dan oleh karena itu saya tak yakin akan ada 1 putaran, keyakinan saya 2 putaran," ujar Ray.
Ray menilai kedekatan dengan masyarakat saat ini sulit dibangun pasangan nomor urut 2. Selain itu, turunnya elektabilitas Prabowo-Gibran hingga membuat Jokowi turun tangan lantaran komparasi yang dilakukan Capres Ganjar Pranowo tentang siapa sosok yang lebih layak menggantikan Jokowi sebagai Presiden mendatang.
"Nah, faktor ketiga adalah adanya komparasi yang dilakukan Ganjar. Jadi Ganjar sekarang ini misalnya mengkomparasikan pada publik, dia lebih layak atau Prabowo yang lebih layak, lebih siap, kompatibel, lebih pas menggantikan Jokowi untuk mengerjakan apa yang menjadi kebijakan-kebijakan, kira-kira begitu," ungkapnya.
"Keempat, karena isu dinasti politik mulai diterima publik. Empat faktor ini yang menbuat elektabilitas paslon 2 kelihatan agak macet dan oleh karena itu saya tak yakin akan ada 1 putaran, keyakinan saya 2 putaran," ujar Ray.
(jon)
Lihat Juga :