Makan Malam Bersama di Kapal Pinisi, Mahfud Ingatkan Pakai Rasionalitas dalam Memilih
Jum'at, 12 Januari 2024 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
"Saudara sekalian sudah membaca berita tentang visi misi, tentang track record. Maka saya harap masyarakat menggunakan rasionalitas untuk menggunakan hati nurani," sambungnya.
Menurut Mahfud, dalam memilih pemimpin untuk Indonesia itu ada ukurannya. Oleh sebab itu, pria yang menjabat sebagai Menko Polhukam itu meminta masyarakat memilih menggunakan hati nurani.
"Pilihan kepada siapa itu ada hitung-hitungannya, ada skornya yang bisa dibuat. Lalu tanyakan ke hati nurani, siapa di antara calon-calon ini yang akan saudara pilih," ujarnya.
Dalam kegiatan itu, hadir juga Muhammad A.S. Hikam selaku Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia periode 1999-2001. Mahfud mengatakan tahu betul sepak terjangnya ketika menjadi Menhan di era Presiden Gus Dur.
"Nanti seperti biasa, biar visi misi sudah diurai banyak. Saya minta Pak Hikam bicara mumpung ada di sini. Profesor S Hikam adalah Menristekdikti di era Gus Dur, ketika saya menjadi Menhan. Beliau sama, visi dan idealismenya untuk Indonesia," pungkas Mahfud.
Menurut Mahfud, dalam memilih pemimpin untuk Indonesia itu ada ukurannya. Oleh sebab itu, pria yang menjabat sebagai Menko Polhukam itu meminta masyarakat memilih menggunakan hati nurani.
"Pilihan kepada siapa itu ada hitung-hitungannya, ada skornya yang bisa dibuat. Lalu tanyakan ke hati nurani, siapa di antara calon-calon ini yang akan saudara pilih," ujarnya.
Dalam kegiatan itu, hadir juga Muhammad A.S. Hikam selaku Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia periode 1999-2001. Mahfud mengatakan tahu betul sepak terjangnya ketika menjadi Menhan di era Presiden Gus Dur.
"Nanti seperti biasa, biar visi misi sudah diurai banyak. Saya minta Pak Hikam bicara mumpung ada di sini. Profesor S Hikam adalah Menristekdikti di era Gus Dur, ketika saya menjadi Menhan. Beliau sama, visi dan idealismenya untuk Indonesia," pungkas Mahfud.
(rca)
Lihat Juga :